Esports Mulai Jadi Bagian dari Ekosistem Industri Digital Indonesia
Esports Indonesia terintegrasi ekonomi digital; turnamen Mobile Legends membuktikan potensi pasar game dan karir luas bergantung konektivitas.
.jpeg&w=3840&q=75)
Suasana acara (Foto: Dok Ist)
Highlight Artikel
- Esports Indonesia semakin diakui sebagai bagian penting dari ekosistem ekonomi digital, dibuktikan dengan masuknya kompetisi Mobile Legends dalam rangkaian Hari Bhakti Postel ke-81 yang diselenggarakan ASPIMTEL.
- Industri game dan esports memiliki potensi ekonomi yang sangat besar di Indonesia, dengan valuasi industri game mencapai Rp32 triliun pada 2025 dan prediksi nilai pasar esports hingga USD2,4 miliar pada 2029.
- Pejabat Komdigi dan IESPA mendorong pelaku industri digital tidak hanya menjadi pemain, tetapi juga melihat peluang karir luas di ekosistem game dan esports, seperti menjadi kreator, developer, event organizer, atau wasit.
- Konektivitas digital adalah fondasi utama bagi perkembangan esports, dan turnamen ini menjadi ajang sinergi antara industri ICT dan komunitas esports, di mana PT Telkom Infra Indonesia keluar sebagai juara.
Uzone.id: Industri esports Indonesia semakin menunjukkan perannya sebagai bagian dari ekosistem ekonomi digital. Hal ini terlihat dari mulai masuknya kompetisi esports ke dalam rangkaian kegiatan yang melibatkan pelaku industri Information and Communication Technology (ICT), telekomunikasi, hingga pemerintah.
Asosiasi Penyelenggara Infrastruktur Menara Telekomunikasi (ASPIMTEL) untuk pertama kalinya menyelenggarakan Turnamen Esports Mobile Legends dalam rangkaian Hari Bhakti Postel ke-81 Tahun 2026.Kompetisi yang berlangsung di Rasuna Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Jumat (4/9), mempertemukan tim dari berbagai perusahaan dan institusi di sektor ICT dan digital, termasuk lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi).
Sebanyak 24 tim mengikuti turnamen yang mengusung semangat sportivitas, kerja sama tim, dan kebersamaan tersebut. Kehadiran para pelaku industri digital dalam kompetisi ini sekaligus memperlihatkan bagaimana esports mulai bersinggungan dengan ekosistem industri teknologi yang lebih luas.
Sekretaris Direktorat Jenderal Ekosistem Digital Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Aryo Pamoragung, mengatakan industri game memiliki nilai pasar yang besar untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus menciptakan lapangan kerja.
Berdasarkan data tahun 2025, valuasi industri game di Indonesia mencapai Rp32 triliun. Sementara itu, laporan PwC memprediksi nilai pasar esports Indonesia pada 2029 dapat mencapai USD2,4 miliar.
“Jadi sepanjang digelarnya peringatan Hari Bhakti Postel, ini baru pertama kalinya esports masuk ke dalam rangkaian peringatan. Industri game itu bukan lagi sekadar permainan sebelah mata, ini adalah industri yang sangat besar, dan bagian dari ekosistem digital,” ungkap Aryo Pamoragung usai pembukaan Turnamen Esports Mobile Legends Hari Bhakti Postel ke-81 di Jakarta, Jumat (4/9).
Menurut Aryo, kehadiran esports dalam rangkaian Hari Bhakti Postel bukan hanya memberikan warna baru, tetapi juga dapat mendukung pertumbuhan industri game nasional. Apalagi, peserta turnamen berasal dari kalangan yang selama ini berkutat di industri digital.
Ia berharap ekosistem tersebut tidak berhenti pada aktivitas bermain game. Para peserta juga didorong untuk melihat peluang lain di balik industri game, termasuk menjadi creator maupun developer game lokal.
“Kami harap rekan-rekan yang hadir di sini tidak hanya jadi pemain, tapi juga memunculkan creator-creator game di Indonesia, creator game lokal, developer-developer game lokal, sehingga pasar game di Indonesia ini tidak hanya dinikmati oleh luar, tapi Indonesia bisa mengambil manfaat ekonomi di situ,” ujarnya.
Bukan Cuma Soal Jadi Pro Player
Potensi ekonomi esports juga menjadi perhatian Ketua Umum Pengurus Nasional Indonesia Esports Association (IESPA), Ibnu Sulistyo Riza Pradipto.
Ia mendorong agar esports dapat menjadi bagian tetap dari event Hari Bhakti Postel yang digelar setiap tahun. Menurutnya, besarnya jumlah pemain sekaligus menciptakan peluang pekerjaan yang lebih luas di dalam ekosistem esports.
“Esports mendapatkan pengguna 68 juta gamers aktif, ini adalah future work, ini adalah masa depan ekonomi Indonesia,” tegas Ibnu.
Menurutnya, ekosistem esports tidak hanya membutuhkan pemain profesional. Di dalamnya terdapat berbagai profesi lain seperti event organizer, manager tim esports, wasit esports, hingga caster esports.
“Ini adalah opportunity, dan bukan tidak mungkin teman-teman di sini mendapat kesempatan itu untuk menjadi profesi,” lanjutnya.
Ibnu juga menjanjikan para pemenang juara 1 dan 2 Turnamen Mobile Legends Hari Bhakti Postel untuk bermain bersama atau mabar dengan pro player Indonesia dan Timnas Mobile Legends.
Turnamen ini diikuti tim yang masing-masing beranggotakan lima pemain. Para peserta merupakan perwakilan dari Kementerian Komdigi, industri pos dan telekomunikasi, serta perusahaan media.
Pengurus ASPIMTEL Indra Gunawan mengatakan besarnya peminat kompetisi tersebut terlihat dari jumlah pendaftar yang melebihi perkiraan panitia. Menurutnya, antusiasme tersebut sejalan dengan tema besar Hari Bhakti Postel ke-81, yakni “Konektivitas Digital untuk Indonesia Berdaulat.”
“Tanpa ada konektivitas sudah pasti tidak ada Mobile Legends. Dan kita percaya dengan konektivitas yang bagus akan mendorong juga industri game, dan Mobile Legends khususnya, di Indonesia,” ungkap Indra.
Ketika Infrastruktur Bertemu Esports
Hubungan antara telekomunikasi dan esports menjadi salah satu aspek yang membuat kompetisi ini relevan dengan industri ICT. Esports membutuhkan konektivitas untuk dapat berjalan, sementara perkembangan industri game juga membuka kebutuhan terhadap infrastruktur dan layanan digital yang semakin baik.
Ketua Pelaksana Hari Bhakti Postel ke-81 Tahun 2026 Theodorus Ardi Hartoko mengapresiasi penyelenggara dan peserta Turnamen Mobile Legends tersebut. Event ini menjadi kegiatan ketiga dalam rangkaian peringatan Hari Bhakti Postel tahun ini.
“Ini merupakan event ketiga, sebelumnya ada seminar, ada funwalk, dan yang cukup meriah sekarang adalah kompetisi gamers hari ini. Ayo kita meriahkan Hari Bhakti Postel dan ini adalah dari apresiasi terhadap seluruh insan pos dan telekomunikasi di Indonesia,” kata pria yang akrab disapa Teddy tersebut.
Selain pertandingan, rangkaian kegiatan juga diisi sesi hiburan, doorprize, serta awarding. Turnamen memperebutkan total hadiah Rp30,5 juta untuk Juara 1, Juara 2, dan Most Valuable Player (MVP).
Telkom Infra Indonesia Keluar sebagai Juara
Pada partai final, tim esports perwakilan PT Telkom Infra Indonesia berhasil menjadi juara Turnamen Esports Mobile Legends pertama dalam rangkaian Hari Bhakti Postel ke-81.
Tim yang digawangi Abi dan kawan-kawan tersebut mengalahkan tim esports PT Amron Citinet (ACT) dengan skor langsung 2-0. Sementara gelar MVP diraih Rivaldi, yang juga berasal dari tim esports PT Telkom Infra Indonesia.
Abi mengatakan kekompakan menjadi salah satu kunci kemenangan timnya.
“Kuncinya objektif sama penguasaan heronya, biar bisa konsisten terus untuk juara 1, dan kita harus kompak,” ungkap Abi.
Ia juga berharap turnamen esports dapat kembali menjadi bagian dari rangkaian Hari Bhakti Postel pada tahun-tahun berikutnya.
Di luar kompetisi, kegiatan ini diharapkan dapat memperkuat ekosistem olahraga elektronik nasional sekaligus mempererat sinergi antara komunitas esports dan industri telekomunikasi Indonesia. Kehadiran perwakilan pemerintah dan pelaku industri juga menjadi bentuk dukungan terhadap perkembangan ekonomi digital serta inovasi berbasis teknologi.
Melalui Turnamen Esports Mobile Legends Hari Bhakti Postel ke-81, ASPIMTEL berharap kegiatan tersebut dapat menjadi momentum berkelanjutan untuk membangun hubungan yang lebih kuat antarperusahaan, meningkatkan semangat kolaborasi, serta mendukung pertumbuhan industri ICT dan digital nasional.
Hari Bhakti Postel sendiri diperingati setiap 27 September untuk mengenang perjuangan dan pengabdian insan Pos, Telekomunikasi, dan Informatika dalam mempertahankan kedaulatan komunikasi Indonesia.
Peringatan tersebut berakar dari peristiwa sejarah pada 1945 ketika para pemuda Angkatan Muda Pos Telegrap dan Telepon (AMPTT) mengambil alih Jawatan PTT di Bandung. Semangat tersebut kini diteruskan melalui pembangunan infrastruktur digital, inovasi teknologi, serta upaya menghadirkan konektivitas yang mampu memperkuat persatuan dan mendukung pembangunan nasional di era digital.
FAQ Artikel
Apa tujuan Turnamen Esports Mobile Legends Hari Bhakti Postel ke-81?
Turnamen ini diselenggarakan oleh ASPIMTEL dalam rangka Hari Bhakti Postel ke-81 untuk menunjukkan peran esports dalam ekosistem ekonomi digital, serta mendorong sportivitas, kerja sama tim, dan kebersamaan di kalangan pelaku industri digital.
Kapan dan di mana Turnamen Esports Mobile Legends Hari Bhakti Postel ke-81 diselenggarakan?
Turnamen ini diselenggarakan pada Jumat (4/9) di Rasuna Epicentrum, Kuningan, Jakarta.
Siapa saja peserta yang mengikuti Turnamen Esports Mobile Legends ini?
Sebanyak 24 tim dari berbagai perusahaan dan institusi di sektor ICT dan digital, termasuk lingkungan Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia (Komdigi), industri pos dan telekomunikasi, serta perusahaan media.
Berapa potensi nilai pasar industri game dan esports di Indonesia?
Berdasarkan data 2025, valuasi industri game di Indonesia mencapai Rp32 triliun. Laporan PwC memprediksi nilai pasar esports Indonesia pada 2029 dapat mencapai USD2,4 miliar.
Apa harapan Kementerian Komdigi dan IESPA terkait industri esports?
Kementerian Komdigi berharap peserta tidak hanya menjadi pemain, tetapi juga memunculkan kreator dan developer game lokal. Sementara IESPA mendorong esports menjadi bagian tetap event Hari Bhakti Postel dan melihat peluang pekerjaan luas di ekosistem esports, seperti event organizer, manajer, wasit, atau caster.
Siapa pemenang Turnamen Esports Mobile Legends Hari Bhakti Postel ke-81?
Tim esports perwakilan PT Telkom Infra Indonesia berhasil menjadi juara, mengalahkan tim esports PT Amron Citinet (ACT) dengan skor 2-0. Rivaldi dari PT Telkom Infra Indonesia juga meraih gelar Most Valuable Player (MVP).