
Deru mesin motor custom Kawasaki Binter terdengar lantang dari tempat saya berdiri di halaman Gedung J, Mulia Business Park, Jakarta Selatan, akhir pekan lalu. Evelin Nada Anjani, sang calon pengemudi sudah bersiap tancap gas.
Meski hanya sekadar 'jajal', istri komedian Aming Sugandhi itu terlihat antusias. Dua menit kemudian mesin dinyalakan. "Brummm..brumm..". Motor pun perlahan melaju.
Gaya tomboi Evelin yang khas terbukti dari caranya memacu si kuda besi itu. Begitu cepat dan garang walau hanya mengitari jarak sekitar 10 meter.
Tiga menit berselang, wanita kelahiran 24 Januari 1992 itu putar balik ke arah saya. Dari kejauhan keren sekali melihat seorang perempuan tampak 'gagah' di atas motor custom seperti itu. Pelan-pelan mendekat, dekat, dan mendadak dia panik.
"Eh..eh..eh..bulu mata gue!" teriaknya.

Bagaimana dengan koleksi make-up lain seperti lipstik dan blush on?
"Aku belum kepikiran beli-beli lipstik sama alat make-up lain. Mungkin nanti ya. Sekarang masih bulu mata dulu," kata Evelin.
Yang menarik, walaupun ia berubah menjadi lebih feminin, bukan berarti mengikuti persepsi wanita cantik pada umumnya. Evelin ingin jadi diri sendiri tanpa paksaan siapapun.
"Enggak mungkin juga tiba-tiba aku panjangin rambut terus pakai sepatu hak tinggi kan? Yang penting tugas seorang istri ngurusin suami aku jalani 100 persen," ujarnya.
Yup, termasuk memasak dan mengatur kecukupan nutrisi Aming dari bangun tidur hingga tidur lagi di malam hari..