Film Nabi Muhammad The Message Rilis di Saudi Lebaran 2018

12 June 2018 by
Film Nabi Muhammad The Message Rilis di Saudi Lebaran 2018

Setelah merayakan dibukanya kembali bioskop dengan penayangan Black Panther, Arab Saudi kini mengizinkan pemutaran film The Message yang sempat memicu kontroversi lantaran menggambarkan kisah perjalanan hidup Nabi Muhammad.

Film The Message yang aslinya dirilis pada 1976 tersebut kembali tayang di layar bioskop Arab Saudi dalam bentuk 4K yang merupakan hasil restorasi.

Sebelumnya pada Desember 2017 lalu, film ini dikabarkan rampung direstorasi dan ditayangkan perdana pada 13 Desember di Dubai International Film Festival.

Film The Message digarap dan dikepalai oleh sineas Suriah-Amerika, Moustapha Akkad. Film itu dibuat berdasarkan kisah Nabi Muhammad dalam kepercayaan umat Muslim yang menawarkan awal kisah sejarah agama Islam.


The Message pada awalnya didukung oleh Pemerintah Arab Saudi, namun kemudian mereka berbalik menentang produksi film tersebut.

Film tersebut dibuat dalam dua versi, yaitu berbahasa Inggris yang merekrut Anthony Quinn dan Irene Papas, serta versi berbahasa Arab yang merekrut aktor Mesir Abdullah Gheith dan dari Suriah, Mouna Wasef.

Kedua versi tersebut dikabarkan telah lulus sensor di Arab Saudi dan akan rilis pada Kamis (14/6) atau bertepatan dengan momen libur lebaran di bioskop the Vox Riyadh Park, di Riyadh. Pun, film ini tengah dalam proses negosiasi untuk tayang di jaringan AMC di Arab Saudi.

"Ayah saya, Mousthapha tidak berkesempatan untuk melihat film ini tayang secara penuh dalam hidupnya, namun saya yakin ia akan amat bangga," kata Malek Akkad, putra Mousthapha sekaligus pemilik Trancas Entertainment, distributor The Message.


"Ini penghormatan untuknya. Dia ingin berbagi cintanya atas budaya ini dan pelajaran penting dari Islam dan 'The Message' [pesan] untuk semua orang. Kini, di masa ketika dunia amat membutuhkannya, mimpinya menjadi nyata," lanjut Malek dalam pernyataannya, dikutip dari Variety.

Di awal pembuatan film tersebut, para kru dan pemain dilarang masuk ke Arab Saudi sehingga lokasi syuting dipindahkan ke Maroko lalu menciptakan gambaran kota Mekkah dan Madinah era Nabi Muhammad pada abad ke-7 Masehi.

Sedangkan ketika rilis pada 9 Maret 1977, penayangan film itu mendapatkan pertentangan di sebagian besar kawasan Timur Tengah.

Di Amerika Serikat, penayangan film tersebut juga sempat berhenti setelah sekelompok ekstremis melakukan pengepungan di sebuah bioskop di Washington DC.

[Gambas:Youtube]

Kelompok ekstremis tersebut keliru menduga sang bintang utama, Anthony Quinn berperan sebagai sosok Nabi Muhammad.

Dalam film yang berjudul asli Mohammad, Messenger of God tersebut, Quinn sebenarnya berperan sebagai Hamzah bin Abdul Muttalib, sosok paman sekaligus sahabat Nabi Muhammad.

Film yang dirilis dengan berbahasa Inggris dan Arab itu mendapatkan nominasi Best Original Score dalam acara Academy Awards ke-50.

Berita Terkait

Apa Reaksi Anda ?

Love
100%

Suka

Laugh
0%

Lucu

Surprised
0%

Kaget

Sad
0%

Sedih

Angry
0%

Marah

loading...
85 Comments in this article

Tunggu Sebentar Ya...

Submit
si udin 19 June 2018 | 12:56:32

weh filmnya semoga laris manis

nur dhea 16 June 2018 | 15:19:07

mantap artikelnya keren sekali sukses trus buat uzone

selfia delia 16 June 2018 | 12:41:03

mantap film nya pengen nonton rasanya pasti keren

Fatih Ahmad 15 June 2018 | 08:55:54

ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha ha

chandra himawan 14 June 2018 | 18:07:17

semoga film nya sukses dan banyak menarik perhatian

Load More Comments
Contact Us:
Redaksi: redaksi@uzone.id
Sales: sales@uzone.id
Marketing: marketing@uzone.id
Partnership: partnership@uzone.id

Recommended For You

To Top