icon-category Film

Film Pilihan di Hooq: Cek Toko Sebelah The Series Eps 1

  • 21 Dec 2018 WIB
Bagikan :

Cek Toko Sebelah (Starvision)

Uzone.id -  Boleh dibilang Cek Toko Sebelah (CTS) merupakan titik balik dari kesuksesan Ernest Prakasa sebagai sutradara dan penulis naskah.

Buktinya, CTS mampu mendulang berbagai penghargaan.

Sukses film ini berlanjut hingga kini, layanan video on-demand, Hooq membuat Cek Toko Sebelah The Series. Apakah kesuksesannya akan berlanjut?

Membuat sekuel dari film yang sukses besar saja belum tentu berhasil, apalagi ini dibuat dalam beberapa episode.

Tidak hanya kekuataan cerita yang ditonjolkan, perlu eksplorasi karakter baru agar plot berkembang. Apalagi, penonton akan membanding-banding dengan kesuksesan jalan cerita sebelumnya.

Sedangkan episode pertama CTS The Series yang berjudul Menggugat Status Quo berjalan cukup baik.

 

Di episode perdana ini beberapa tokoh penting di versi layar lebar tetap dipertahankan, seperti Koh Afuk (Chew Kin Wah), Erwin (Ernest Prakasa) atau Natallie (Gisella Anastasia).

Cerita dimulai dimulai dengan throwback Film CTS, sayangnya dari total 21 menit episode 1, 3 menit lebih dibuat untuk mengingat plot sebelumnya.

Setelah itu, baru penonton diajak ke dunia tokonya Koh Afuk, yang seperti diketahui Erwin dipercaya sebagai ‘manager’ di toko kelontong tersebut.

Menggugat Status Quo langsung ketebak ketika Erwin mengeluhkan betapa tidak produktifnya karyawan Koh Afuk, yaitu Ojak (Awwe), Kuncoro (Dodit Mulyanto) dan Yadi (Adjis Doa Ibu)

alt-img

Cast Cek Toko Sebelah The Series

Konflik bergulir ketika Erwin ingin karyawan lebih produktif dengan beberapa cara, namun sang ayah setengah hati menyetujuinya.

Seperti biasa, Ernest selalu memaksimalkan bakat para Komika di film dengan dialog-dialog lucu yang rapat dan punchline yang segar.

Tidak ada komentar minor soal lawakan di film ini. Semuanya pas dan tidak berlebihan.

Masuknya beberapa karakter baru pun bisa melebur dengan plot cerita dan selalu dapat kesan pertamanya.

Seperti saat adegan perkenalan Martin (Mamat Alkatiri), pegawai baru toko sebelah.

Dialog pembuka antara Martin dengan Tini, sangat sederhana.Hanya gara-gara masalah nama panggilan sama “Tin”, tapi semuanya dibuat dengan sangat pas takaran lucunya, sehingga tidak lebay.

Jempol khusus memang untuk para komika di film ini karena aktingnya tetap terjaga kualitasnya, walaupun terpaku terhadap naskah.

Kendati sutradara dipegang komika lain, Arie Kriting, tidak ada transisi yang terlalu lebar diantara dia dengan Ernest.

Intinya, kesan pertama menonton CTS The Series sangat oke. Pas untuk dijadikan pilihan tontonan di layanan Hooq kamu.

Cek Toko Sebelah The Series tayang eksklusif di Hooq setiap hari Senin dan Rabu.

Biar gak ketinggalan informasi menarik lainnya, ikuti kami di channel Google News dan Whatsapp berikut ini.

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini