
Laporan dari Chengdu, China.
Uzone.id - Tren penggunaan AI untuk meningkatkan kualitas foto pada ponsel semakin menjadi-jadi. Bagus, tapi kadang terlihat sedikit aneh karena tidak alami.Langit terlalu biru, wajah terlalu halus, dan detail kadang terasa seperti ditambah, bukan ditangkap. Sekilas memang enak dilihat, tapi lama-lama terasa tidak realistis.
Oppo menyadari hal itu. Lewat Find X9 Ultra, mereka coba berbenah untuk memperbaiki kualitas foto yang dihasilkan ponsel tersebut.
Mereka tidak setop penggunaan AI, tapi juga tidak menjadikannya sebagai pusat untuk membuat foto lebih menarik. Fokusnya bukan bukan lagi membuat foto terlihat mencolok, tapi membuatnya terasa asli.
Oppo Find X9 Ultra memang dibangun untuk mendukung itu. Oppo memasang dua sensor 200MP, ditambah sistem periscope dengan 10x optical zoom, dan rentang focal length yang luas dari 14mm sampai sekitar 230mm.
Artinya, secara dasar, ponsel itu sudah mumpuni untuk meringkus foto di berbagai skenario. Jadi tidak perlu terlalu “dibantu” oleh pemrosesan berlebihan.
“Bagi kami, yang paling penting adalah menghasilkan gambar yang setia dengan kondisi aslinya. AI bukan tujuan utama, tapi alat untuk mencapai hasil yang lebih natural,” ujar Jensen Jie, Smartphone Product Director Oppo,
AI tetap ada dan digunakan dalam proses pengambilan gambar, tapi perannya lebih ke membantu. Misalnya mengurangi noise atau membaca scene, bukan untuk membuat foto terlihat dramatis secara instan.
Pendekatan ini terasa di Master Mode yang masih dipertahankan. Warna dibuat lebih netral, highlight tidak terlalu ditarik, dan bayangan tetap punya karakter. Hasilnya mungkin tidak langsung ‘wah’ di layar, tapi lebih mendekati apa yang sebenarnya dilihat.
Oppo juga mengembangkan sistem multi-camera yang bekerja bersama, terutama untuk portrait. Beberapa kamera digunakan sekaligus untuk membaca depth, sehingga efek bokeh tidak terlihat seperti potongan software, tapi lebih halus dan natural.
Di sisi lain, fitur berbasis AI tetap tersedia. Penghapusan objek, perbaikan blur, dan sejenisnya masih ada. Pengguna tetap bisa menggunakan fitur itu untuk memperbaiki kondisi foto yang ada.
“Kami menggunakan AI untuk memahami gambar, bukan untuk menciptakan sesuatu yang tidak ada,” jelas Jensen, usai peluncuran Find X9 Ultra di Chengdu, China yang turut dihadiri Uzone.id pada Selasa (21/4).
Berikut adalah hasil foto yang dicoba langsung oleh Uzone.id: