
Uzone.id - Jaecoo J5 EV menjadi mobil listrik perdana merek China tersebut di Indonesia. Menariknya kami mendapatkan kesempatan untuk mencicipi mobil listrik tersebut sebelum diluncurkan resmi.
Jaecoo mengajak Uzone.id untuk menjajal J5 EV mereka dari dealer di Bekasi menuju ke Gayatri Camping Ground di Puncak, Cisarua, Bogor.Jaecoo J5 EV yang kami gunakan dalam ajang test drive kali ini memiliki spesifikasi yang sama dengan yang dipamerkan di GIIAS 2025.
Artinya Jaecoo J5 EV ditenagai dari baterai berkapasitas 60,9 kWh yang menyuplai daya untuk motor listrik berkekuatan 155 kW dan torsi puncaknya mencapai 288 Nm.
Pertama kali berada di balik setir kemudi Jaecoo J5 EV, mobil ini memiliki jambakan torsi yang cukup buas untuk sebuah SUV. Bagi yang suka kecepatan, jambakan torsinya akan memberikan kesenangan tersendiri, terlebih untuk mengejar waktu.
Digunakan di jalan menanjak seperti di Cisarua, Puncak, Bogor pun bukan hal yang sulit bagi Jaecoo J5 EV. Mobil ini dengan mudah melahap tanjakan demi tanjakan, sehingga cocok digunakan oleh keluarga untuk bertamasya.
Sayangnya, bentuk body yang sangat SUV dengan dimensi yang cukup tinggi ditambah ground clearance 200 mm, membuat center of gravity dari Jaecoo J5 EV berada di atas.
Sehingga mobil terasa cukup melayang saat berakselerasi dan cukup limbung saat bermanuver dalam kecepatan tinggi.
Rasa tersebut sepertinya sepadan dengan hal lain yang ditawarkan oleh Jaecoo J5 EV, mengingat mobil listrik SUV ini mampu diajak offroad ringan.
Saat memasuki area Camping Ground Gayatri, Jaecoo J5 EV kami paksa untuk melahap jalan tanah hingga bebatuan. Meskipun mobil SUV ini berpenggerak depan, nyatanya masih mampu untuk melahap beberapa medan sulit.
Di bagian kaki-kaki juga masih dapat memberikan peredaman yang baik saat di jalan yang tidak rata ataupun tanah sekalipun.
Sementara saat di jalan bebatuan, ground clearance 200 mm memberikan rasa tenang bagi pengemudi karena memberikan ruang yang cukup lega di kolong sehingga tidak ada batu yang menyangkut.
Tapi perlu dicatat, tidak semua bentuk jalanan offroad bisa dilibas oleh Jaecoo J5 EV, terutama karena penggerak depan dan ulir ban yang tidak didesain untuk garuk tanah.
Perlu perhitungan yang matang dan momentum yang tepat agar Jaecoo J5 EV tidak nyangkut saat berada di jalur offroad.
Soal konsumsi listriknya, MID Jaecoo J5 EV mencatatkan jarak dari Bekasi menuju Puncak mencapai 66 km dengan daya listrik yang terpakai secara rata-rata mencapai 171 wh/km atau setara 1 kWh baterai yang terpakai bisa mencapai jarak 5,8 km.
Baterai juga tercatat telah terpakai sebesar 26 persen selama perjalanan tersebut, hanya menyisakan 74 persen dengan jarak tempuh hanya 201 km saja.
Perlu diketahui, Jaecoo J5 EV akan siap diluncurkan pada bulan November mendatang, lengkap dengan spesifikasi resmi dan harga resminya untuk konsumen.
Sejauh ini konsumen yang memesan mobil listrik Jaecoo J5 hanya diberikan angka estimasi saja yakni antara Rp350 juta sampai Rp450 jutaan.