
Uzone.id – Adam Mosseri, Kepala Instagram dengan bangga mengumumkan fitur baru bernama Friends Map sebagai cara baru pengguna untuk semakin ‘terkoneksi’ dengan pengguna lain.
Mirip dengan fitur Snap Map, fitur ini bertujuan untuk berbagi lokasi dengan sesama pengguna, mulai dari followers, teman, atau teman dekat. Alih-alih dapat sambutan meriah, fitur ini justru membuat pengguna khawatir.Para pengguna khawatir kalau Instagram benar-benar melacak lokasi dan mengganggu privasi mereka. Apalagi banyak kasus kejahatan yang berawal dari melacak lokasi dari postingan media sosial.
Kritik ini banyak disampaikan oleh kreator dan pengguna perempuan dimana kekhawatiran mereka bukan cuma soal orang salah paham dengan fitur tersebut, tapi soal dampak yang lebih luas, yaitu risiko ‘ditemukan’ atau ‘dilacak’ dalam bentuk apa pun di dunia nyata maupun digital.
Menanggapi soal kepanikan dan kritik dari para pengguna, Adam Mosseri pun angkat bicara dan memberikan klarifikasinya.
Salah satu yang di-highlight oleh Adam Mosseri adalah soal kabar yang menyebut akses lokasi dibagikan tanpa consent. Jadi, apakah Instagram membagikan lokasi pengguna tanpa persetujuan?
Adam Mosseri pun dengan tegas menjawab tidak. Dia mengatakan bahwa ini hanyalah kesalahpahaman.
"Penjelasan kami, sebagian besar yang terjadi adalah cerita dan unggahan mereka akan ditandai dengan lokasi," tulis Mosseri di Threads pada hari Jumat, menanggapi reaksi yang terus meningkat sejak peluncurannya pada hari Rabu.
Ia melanjutkan, "Kemudian ketika mereka–atau pengikut mereka–melihat cerita dan postingan tersebut di peta, mereka berasumsi bahwa pemilik postingan berbagi lokasi secara real-time, padahal tidak demikian. Kami akan membuatnya lebih mudah untuk memahami apa yang sebenarnya terjadi."
Penjelasan lebih lanjut, fitur Friends Map ini hadir dalam default tidak aktif. Jadi, pengguna yang ingin menggunakan fitur ini harus mengaktifkan dulu lokasi mereka. Sementara, pengguna yang tidak ingin menggunakan fitur ini tidak perlu melakukan apa-apa.
Tujuan awal dari Instagram Map sendiri hanya membagikan konten yang ditandai dengan lokasi pengguna seperti Stories dan Postingan–bukan lokasi langsung pengguna.
Ini juga sepenuhnya bersifat opsional dimana kalian dapat memilih untuk membagikan konten tersebut secara publik, dengan pengikut, atau dengan sekelompok Teman Dekat tertentu.
Ke depannya, Mosseri berjanji bahwa Instagram akan membuat kinerja fitur ini menjadi lebih transparan dalam waktu dekat. Namun, hal ini kemungkinan tetap membuat pengguna tidak terlalu puas karena lagi dan lagi hal ini mencakup soal ranah pribadi pengguna.