
Uzone.id - Google akhirnya memperluas ketersediaan fitur Search Live ke lebih dari 200 negara dan wilayah. Menariknya, Indonesia menjadi salah satu negara dari 200 negara lainnya yang mendapatkan fitur tersebut.
Lewat ekspansi ini, warganet sudah bisa menjajal fitur pencarian berbasis percakapan (coversation) langsung (real-time) dengan asisten kecerdasan buatan (AI) Google.Google Search Live sebenarnya bukan fitur yang benar-benar baru karena sudah diperkenalkan sejak Juni 2025 silam. Hanya saja pada saat diluncurkan, fitur ini hanya terbatas untuk pengguna di Amerika Serikat lewat program eksperimen AI Mode di Google Labs.
Berdasarkan blog resminya, Google menjelaskan ekspansi ini dimungkinkan karena terdapat model audio terbaru yakni Gemini 3.1 Flash Live.
Model ini diklaim mampu menghadirkan percakapan yang lebih alami dan intuitif, selain itu Gemini 3.1 Flash Live bersifat multibahasa, sehingga pengguna bisa berinteraksi dengan Search menggunakan bahasa pilihan masing-masing.
Fitur Search Live sudah bisa diakses langsung lewat Google Search atau aplikasi Google di perangkat Android atau iOS dan iPad OS.
Fitur ini akan muncul dalam bentuk ikon 'Live" di bawah kolom pencarian, berdampingan dengan tombol "AI Mode" dan Nano Banana.
Pemakaiannya cukup sentuh fitur ikon "Live" lalu mengajukan pertanyaan secara lisan. Kemudian Google akan memberikan jawaban dalam bentuk audio.
Pengguna juga bisa menyalakan kamera untuk menambahkan konteks visual saat bertanya. Tombol ini dapat diakses melalui ikon kamera yang tersedia di tampilan Search Live sejajar dengan ikon microphone dan transkrip.
Sebenarnya, cara kerja Google Search Live hampir mirip dengan Gemini Live, model AI buatan Google yang menawarkan interaksis berbasis percakapan secara langsung.
Bedanya, Search Live justru terintegrasi langsung dengan Google Search, bukan di aplikasi Gemini.