Gadget Unik di IFA 2026, dari HP Tanpa Bezel ke Laptop Layar Gulung
IFA 2026 memamerkan berbagai inovasi gadget canggih terbaru, mulai dari laptop layar gulung hingga ponsel pintar tanpa bingkai yang futuristik.

Lenovo Project Swan (Foto: Antonio G. Di Benedetto/The Verge)
Highlight Artikel
- Ajang IFA 2026 di Berlin memamerkan deretan teknologi gadget terbaru yang inovatif dan unik.
- Sebagian perangkat yang dipamerkan masih berstatus konsep atau prototipe masa depan.
- Inovasi menonjol meliputi ponsel tanpa bezel, laptop layar gulung, hingga pengisian daya tenaga surya.
- Beberapa produk komersial telah diumumkan harga resminya untuk pasar Eropa.
Uzone.id - Banyak perangkat yang dipamerkan di IFA 2026 yang berlangsung di Berlin, Jerman. Bukan cuma smartphone dan laptop baru saja, ada juga handheld gaming yang bisa berubah jadi laptop mini, laptop dengan layar gulung, sampai TWS tidur dengan sensor pemantau kesehatan.
Cuma, nggak semua perangkat yang dipamerkan di IFA 2026 langsung dijual ke pasaran. Beberapa di antaranya masih berupa konsep untuk memperlihatkan teknologi yang sedang dikembangkan oleh masing-masing perusahaan.Berikut ini sejumlah gadget menarik yang diperkenalkan di IFA 2026 versi tim Uzone.id.
Tecno Next-Gen Borderless Concept Phone
Tecno unjuk gigi di ajang IFA 2026 dengan pamer smartphone dengan layar yang benar-benar bezel-less. Bagaimana tidak, smartphone konsep ini mengusung layar dengan bezel 0 mm alias tanpa bingkai di sekelilingnya.
Mengutip Android Headlines, Tecno berhasil menghilangkan garis hitam sepenuhnya yang memisahkan layar aktif dari bingkai luarnya. Meski begitu, smartphone konsep ini belum mengusung teknologi under display camera—masih memiliki lubang kamera pada layarnya.
Hal ini dimungkinkan karena Tecno mengadopsi 3 teknologi yang digunakan dalam struktur dan perakitan layar, meliputi Dual Cover Glass Stack, Inverted Assembly, dan Front-side Hot-melt Bonding.
Jadi, pada dasarnya Tecno menggunakan struktur kaca pelindung dua lapis yang menyembunyikan area non-aktif pada panel, celah perakitan, serta komponen pemasangan di bawah bingkai.
Sementara metode Inverted Assemby, mengubah arah pemasangan konvensional. Maksudnya, layar bukan dipasang dari depan, melainkan dimasukkan dari sisi penutup belakang ke arah depan.
Sementara Front-side Hot-Melt Bonding, Tecno menggunakan perekat khusus di antara tepi kaca pelindung yang diperpanjang dan bingkai tengah, sehingga mengunci posisi kaca pelindung dari sisi depan.
Buat layarnya sendiri, smartphone ini usung panel OLED seluas 6,78 inci dengan resolusi 1,5K.
Acer Project DualPlay Mini
Ini bisa dibilang jadi salah satu perangkat paling unik yang dipamerkan di IFA 2026. Acer Project DualPlay Mini, perangkat yang seolah menggabungkan fungsi handheld gaming dan laptop mini dalam satu bodi.
Project DualPlay Mini punya layar berukuran 8 inci dengan mekanisme flip-and-swivel. Layarnya dapat diputar untuk mengubah perangkat dari mode handheld menjadi laptop mini yang dilengkapi keyboard dengan backlit.
Buat kerja, harusnya bisa. Tapi yang menarik, karena ada keyboard, pengguna juga bisa memanfaatkannya untuk main game FPS. Atau, pengguna juga bisa menghubungkannya dengan monitor eksternal kalau layar 8 incinya masih dirasa kurang.
Acer belum mengungkap detail prosesornya, selain memastikan Project DualPlay Mini menggunakan platform Intel. Sistem pendinginnya memakai dua kipas, terdiri dari satu kipas berbahan logam Predator AeroBlade dan satu kipas plastik.
Lenovo Project Swan
Tak kalah, Lenovo pamer Project Swan, laptop yang ukuran layarnya melebar. Di kondisi normal, Lenovo Project Swan terlihat seperti laptop 14 inci pada umumnya. Namun, layarnya dapat digulung keluar sampai ukurannya menjadi 17 inci dengan rasio 16:9.
Layar yang lebih luas ini memungkinkan pengguna membuka dua dokumen secara berdampingan, menampilkan dashboard, sampai mengedit konten dengan ruang kerja yang lebih lega.
Meski membawa mekanisme layar gulung, dimensinya masih cukup ringkas. Lenovo Project Swan punya ketebalan 17,9 mm dengan bobot 1,6 kg.
Sama seperti Acer Project DualPlay Mini, Lenovo Project Swan masih berupa produk prototipe. Belum ada kepastian apakah desain ini nantinya benar-benar dijual sebagai produk komersial atau tidak.
TCL P80 Ultra
TCL P80 Ultra menjadi salah satu smartphone yang diperkenalkan di IFA 2026. Daya tarik utamanya adalah panel NXTPAPER AMOLED yang baru pertama kali digunakan pada HP TCL.
Teknologi tersebut menggabungkan warna dan kontras khas AMOLED dengan lapisan layar NXTPAPER untuk mengurangi pantulan cahaya serta paparan cahaya biru.
Ada juga Max Ink Mode yang mengubah tampilan antarmuka menjadi monokrom seperti e-reader. Saat mode ini diaktifkan, daya tahan baterainya diklaim dapat mencapai 7 hari.
Untuk ukurannya, TCL P80 Ultra bawa layar 6,83 inci dengan resolusi 1,5K dan sudah 120Hz. Tingkat kecerahannya tinggi mencapai 3.200 nits.
TCL P80 Ultra ditenagai MediaTek Dimensity 7400 Elite, RAM 8 GB, serta ruang penyimpanan 256 GB atau 512 GB. Buat menopang dayanya, ada baterai 5.800 mAh dengan dukungan fast charging 45W.
Di belakang, terdapat kamera utama 50 MP, kamera telefoto periskop 50 MP dengan 3x optical zoom, dan kamera ultrawide 8 MP. TCL P80 Ultra mulai dijual di Eropa dengan harga EUR550 atau setara Rp11,2 jutaan.
Acer Swift Blade 14
Kembali dari Acer, sekarang laptop Swift Blade 14 yang bobotnya mirip seperti tablet dengan casing keyboard.
Acer Swift Blade 14 cuma seberat 799 gram dengan tebal 12,9 mm. Bobot tersebut dicapai lewat kombinasi material magnesium-aluminium dan serat karbon yang diberikan dua opsi warna, yakni Marshmallow White dan Marshmallow Blue.
Laptop 14 inci ini ditenagai prosesor Intel Core 7 350 yang dipadukan dengan RAM 12 GB LPDDR5 serta SSD PCIe Gen 4 berkapasitas hingga 1 TB.
Di sektor layar, varian tertingginya pakai panel OLED beresolusi 2.880 × 1.800 piksel dengan rasio 16:10, refresh rate 90Hz, dan cakupan warna 100 persen DCI-P3. Sementara untuk menopang dayanya, Acer menyematkan baterai 50 Wh dan membawa tiga port USB-C.
Acer Swift Blade 14 rencananya dijual di Eropa mulai Desember 2026, sementara harga dan ketersediaannya di negara lain belum diumumkan.
Lenovo Project AeroBlade
Kalau Project Swan mengandalkan layar gulung, Project AeroBlade menawarkan desain laptop tanpa kipas yang tipis dan ringan. Laptop konsep ini memiliki layar OLED berukuran 14 inci. Ketebalannya kurang dari 10 mm dengan bobot di bawah 830 gram.
Lenovo Project AeroBlade menggunakan sistem pendingin berbasis tekanan udara yang dikembangkan bersama Frore Systems. Teknologi tersebut memanfaatkan modul pendingin solid-state AirJet untuk membuang panas tanpa kipas konvensional.
Dikutip dari Wired, teknologi ini memungkinkan mereka untuk merancang laptop tipis dengan performa tinggi, tanpa perlu menambah sistem pendingin yang berisik, celah ventilasi berukuran besar, atau komponen kipas mekanis.
Lenovo Project AeroBlade juga menggunakan bodi magnesium-aluminium, layar dengan rasio bodi yang tinggi, port Thunderbolt 4, dan WiFi 7.
Asus ProArt GR1X
Asus memperkenalkan ProArt GR1X, mini PC berukuran ringkas yang dirancang untuk menjalankan pemrosesan AI secara lokal.
Mini PC ini menggunakan Nvidia RTX Spark yang memadukan GPU Blackwell RTX dengan 6.144 core dan CPU Nvidia Grace hingga 20 core. Kapasitas unified memory-nya mencapai 128 GB dengan performa AI hingga 1 petaflop.
Spesifikasi tersebut memungkinkan Asus ProArt GR1X menjalankan large language model (LLM) dengan jumlah hingga 120 billion parameter, membuat video AI beresolusi 4K, sampai menangani proses rendering adegan 3D berukuran lebih dari 90 GB.
Kemampuan yang besar itu dikemas dalam perangkat seukuran 150 × 150 × 51 mm saja. Meski begitu, Asus tetap bisa menyematkan sistem pendinginnya berupa dua kipas dengan total 218 bilah.
Konektivitasnya mencakup jaringan kabel 10GbE, WiFi 7, Bluetooth 5.4, dan dukungan hingga empat monitor 4K.
Oukitel RG14-P
Next, ada Oukitel RG14-P, laptop berdesain rugged yang bisa ngecas pakai cahaya matahari. Laptop ini puna solar panel di bagian belakangnya.
Seandainya pengguna sedang di luar ruangan dengan kondisi cahaya matahari yang terik, panel tersebut dapat mengisi daya baterai dengan keluaran sampai 10W.
Kalau dihitung, maka untuk mengisi baterai dari kondisi lowbat sampai 50 persen saja, laptop ini harus ‘dijemur’ sampai 6 jam lamanya. Lama memang, tapi setidaknya memberikan bantuan kepada pengguna saat harus ngecas laptop namun kesulitan menemukan stopkontak.
Oukitel RG14-P dijadwalkan meluncur pada November 2026. Laptop ini ditenagai prosesor Intel Core i7 generasi ke-14 yang dipadukan dengan RAM 16 GB dan ruang penyimpanan 512 GB.
Soundcore Sleep Earbuds 4 Pro
Last but not least, ada Soundcore Sleep Earbuds 4 Pro. Sesuai namanya, TWS ini dibuat untuk membantu pengguna tidur sekaligus meredam suara yang mengganggu, termasuk suara dengkuran.
Hal menariknya justru ada pada charging case. Soundcore menyematkan layar OLED berbentuk lingkaran yang dapat digunakan untuk memilih suara pengantar tidur, melihat statistik tidur, dan memasang alarm tanpa membuka aplikasi di smartphone.
Masing-masing earbud turut dilengkapi sensor photoplethysmography (PPG). Sensor tersebut dapat memantau kualitas tidur, detak jantung, heart rate variability (HRV), dan sejumlah metrik kesehatan lainnya selama pengguna tidur.
TWS Soundcore Sleep Earbuds 4 Pro dibanderol USD349,99 atau sekitar Rp6,1 jutaan.
FAQ Artikel
Apa saja produk inovatif unik yang dipamerkan di IFA 2026?
IFA 2026 menampilkan ponsel tanpa bingkai dari Tecno, laptop modular Acer Project DualPlay Mini, laptop layar gulung Lenovo Project Swan, hingga laptop bertenaga surya Oukitel RG14-P.
Apakah semua produk yang dipamerkan di IFA 2026 langsung dijual?
Tidak. Sebagian perangkat yang dipamerkan, seperti Lenovo Project Swan dan Acer Project DualPlay Mini, masih berstatus sebagai produk konsep atau prototipe teknologi.
Berapa harga pasaran TCL P80 Ultra?
TCL P80 Ultra mulai dipasarkan di wilayah Eropa dengan patokan harga sebesar EUR550 atau sekitar Rp11,2 jutaan.
Apa fungsi sensor PPG pada TWS Soundcore Sleep Earbuds 4 Pro?
Sensor PPG tersebut berfungsi memantau berbagai metrik kesehatan pengguna saat tidur, seperti kualitas tidur, detak jantung, hingga variabilitas detak jantung (HRV).


%2520-%2520Lifestyle.png%3Fdownload%3Dfalse%26amp%3Bresolution%3DHD&w=256&q=75)
