icon-category Digilife

Gak Cuma GPU Laptop Gaming, Nvidia Kepincut Bikin ‘Otak’ Mobil Otonom

Uzone.id - Nvidia yang kalian kenal mungkin hanya merek kartu grafis yang umumnya ada pada PC atau laptop gaming, seperti Nvidia GeForce RTX Series misalnya. Namun, Nvidia sebenarnya adalah perusahaan teknologi yang juga merancang ‘otak’ buat perangkat mobile hingga terjun ke industri otomotif, seperti yang mereka pamerkan di Consumer Electronics Show (CES) 2024.

Nvidia menjadi salah satu perusahaan yang ikut pamer inovasi terbaru mereka di CES 2024. Perusahaan asal Amerika Serikat (AS) itu menunjukkan rancangan teknologi artificial intelligence (AI) yang disematkan pada berbagai mobil listrik terbaru, satu di antaranya adalah Xiaomi SU7.

Nvidia mengenalkan Nvidia Drive, platform yang mencakup dukungan untuk kendaraan otonom, fungsi dalam kabin, pemantauan pengemudi, serta fitur keselamatan dan kenyamanan berkendara.

Nvidia Drive punya tiga produk turunan, Hyperion sebagai basis atau mainframe dari kendaraan otonom. Dikutip dari situs resmi Nvidia, Hyperion mencakup 12 kamera eksterior, tiga kamera interior, sembilan radar, satu radar interior, 12 ultrasonik, serta sepasang perangkat Light Detection and Ranging (LiDAR).

Kemudian Orin, chipset dari kendaraan listrik masa depan. System on chip (SoC) ini dapat menangani sampai 254 TOPS (trillion operations per second), juga disematkan pada Nvidia Hyperion sebagai prosesor yang ideal untuk kendaraan otonom.

Nvidia mengklaim, Orin memungkinkan pabrikan mengembangkan kendaraan otonom Level 2 yang bisa berjalan secara otonom sepenuhnya dengan pengawasan pengemudi, hingga Level 5 yang sepenuhnya otomatis tanpa perlu pengemudi lagi.

Selanjutnya Thor , komputer yang mengatur fungsi kabin dalam mobil, termasuk memberikan kenyamanan pada pengemudi saat berkendara melalui berbagai fitur berbasis AI yang diberikan.

Ada juga Nvidia Omniverse, platform yang memudahkan pabrikan merancang kendaraan mereka melalui sistem 3D canggih berbasis OpenUSD. 

Diadopsi Mercedes-Benz hingga Xiaomi

alt-img

Teknologi otomotif rancangan Nvidia ini sudah diterapkan oleh perusahaan atau merek otomotif terkenal, seperti Mercedes-Benz misalnya. Di CES 2024 juga, pabrikan asal Jerman ini memamerkan konsep CLA Class dengan sistem Nvidia Drive Orin.

Untuk merancang CLA Class, Mercedes-Benz menggunakan teknologi Omniverse dari Nvidia. Teknologi ini memungkinkan perusahaan membuat replika digital yang memudahkan mereka mengotak-atik opsi warna hingga interior secara leluasa.

“Industri transportasi mulai menerapkan komputasi terpusat untuk kendaraan otonom, kata VP of Automotive Nvidia, Xinzhou Wu. 

alt-img

Selain Mercedes-Benz, teknologi Nvidia Drive Orin turut diadopsi oleh Xiaomi pada mobil listrik pertamanya, SU7. Kemudian ada ZEEKR, anak perusahaan dari Geely yang menawarkan experience berkendara secara otomatis di perkotaan, termasuk parkir secara cerdas.

Lalu, Great Wall Moto atau GWM, produsen otomotif asal China juga memanfaatkan platform Drive Orin untuk mengembangkan sistem kendaraan otonom bernama Coffee Pilot. 

Lenovo masuk ke dalam jajaran setelah menampilkan Lenovo XH1, unit komputasi pusat untuk sistem bantuan pengemudi tingkat lanjut dan smart cabin. Perusahaan asal China ini memamerkan lenovo AH1 dan AD1 sebagai unit pengontrol berbasis Advanced Driver Assistance System (ADAS) Level 2 dan Level 4.

alt-img

Tak cuma merek-merek besar, startup juga mengadopsi teknologi otomotif dari nvidia. Seperti Kodiak Robotics yang mengembangkan truk otonom dan Pebble yang menciptakan trailer semi-otonom. Keduanya menggunakan teknologi Drive Orin dari Nvidia.

Biar gak ketinggalan informasi menarik lainnya, ikuti kami di channel Google News dan Whatsapp berikut ini.

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini