
Harapan baru ditemukan bagi para pecandu heroin. Peneliti menemukan bahwa zat cannabidiol atau CBD yang ada di dalam ganja bisa mengurangi keinginan untuk menggunakan heroin.
Salah satu peneliti dalam studi, Yasmin Hurd, mengatakan bahwa keinginan yang kuat inilah yang mendorong penggunaan narkoba.
"Jika kita dapat memiliki obat-obatan yang dapat meredam [keinginan menggunakan heroin], itu dapat sangat mengurangi kemungkinan kambuh dan risiko overdosis," kata Direktur Addiction Institute of Mount Sinai itu, mengutip CNN.
Lihat juga:Mengulik Kandungan Minyak Ganja untuk Kesehatan |
Tak hanya itu, peneliti juga melihat kondisi detak jantung dan kortisol alias hormon stres. Satu minggu setelah pemberian terakhir, keinginan untuk menggunakan heroin bagi kelompok yang mendapatkan CBD berkurang tiga kali lipat daripada kelompok plasebo.
Hurd menambahkan, tidak ada perbedaan signifikan antara dua kelompok yang diberi CBD dengan dosis berbeda.
Kendati terbukti mengurangi keinginan penggunaan heroin, Hurd mengatakan, masih diperlukan penelitian lanjutan. Dia berencana untuk melakukan studi yang lebih panjang hingga enam bulan. Ganja memiliki potensi untuk menjadi obat.
"Kami mengembangkan obat. Kami tidak mengembangkan ganja untuk kegiatan rekreasional," ucapnya.
[Gambas:Video CNN]