
-
PT Jasa Marga (Persero) Tbk menyebut pemberlakuan kebijakan ganjil genap di jalan tol dimaksudkan untuk mengurai kepadatan di ruas tol Jakarta-Cikampek, terutama selama proyek pembangunan infrastruktur strategis nasional berjalan di area tersebut.
AVP Corporate Communication Jasa Marga Dwimawan Heru mengungkapkan, pemerintah melalui keputusan Menteri Perhubungan akan menerapkan kebijakan ganjil genap jalan tol Bekasi Barat dan Bekasi Timur.
"Diharapkan, penerapan kebijakan ganjil-genap jalan tol akan mengurangi kepadatan di jalan tol Jakarta-Cikampek yang kerap terjadi sejak pembangunan berbagai proyek infrastruktur skala besar di ruas jalan tersebut," terang dia.
Sebelumnya, Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Bambang Prihartono bilang, kebijakan tersebut akan diterapkan mulai 12 Maret 2018. Aturan ganjil-genap dimaksudkan untuk mengurangi volume kendaraan pribadi yang melintas.