Home
/
Automotive

Gegara Solar Mahal, Penjualan Mobil Diesel GWM Kena Imbasnya

Penjualan mobil diesel GWM Indonesia, khususnya model Tank 300 dan 500, kembali pulih setelah sempat tertekan kenaikan harga solar.

Gegara Solar Mahal, Penjualan Mobil Diesel GWM Kena Imbasnya

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Kenaikan harga solar pada April 2026 sempat menggoyahkan pasar kendaraan diesel GWM Indonesia.
  • Penjualan mobil diesel GWM, terutama varian Tank 300 dan Tank 500, kini mulai pulih dan menunjukkan peningkatan signifikan.
  • Pada bulan lalu, penjualan GWM Tank mencapai 185 unit, meningkat 48 persen dari 125 unit di bulan sebelumnya.
  • GWM Indonesia tetap berkomitmen menawarkan beragam pilihan mesin kepada konsumen, termasuk diesel, bensin, hybrid, BEV, dan PHEV.

Uzone.id - Kenaikan harga solar yang melonjak drastis pada April 2026 sempat bikin pasar kendaraan berbahan bakar diesel goyah, tak terkecuali bagi lini produk GWM Indonesia. Kendati demikian, angka penjualan kendaraan diesel pabrikan ini belakangan perlahan-lahan mulai pulih kembali.

Chief Executive Officer (CEO) GWM Indonesia Bagus Susanto menceritakan bahwa guncangan harga tersebut sempat memicu tekanan berat bagi pasar mobil bermesin diesel.

Khususnya lagi bagi GWM yang memiliki beragam produk bermesin diesel dengan model unggulan seperti Tank 300 dan Tank 500.

“Ketika di bulan April tiba-tiba ada kenaikan harga yang signifikan, market diesel ini agak terkejut. Industri semua model diesel juga agak terkejut,” kata Bagus saat peluncuran GWM Wey G9 Hi4 di BCA Expo, Tangerang, Jumat (11/9).



Meski sempat kaget gara-gara penyesuaian harga, performa penjualan mobil diesel GWM ternyata berhasil berbenah diri dan makin membaik belakangan ini.

Bagus membeberkan bahwa torehan penjualan GWM Tank tembus di angka sekitar 185 unit pada bulan lalu. Hasil ini terhitung melesat jika dibandingkan bulan sebelumnya yang cuma nangkring di kisaran 125 unit.

“Perlahan saya pikir sudah mulai menunjukkan recovery. Di bulan lalu kita total menjual 185 kalau tidak salah, meningkat dibandingkan bulan sebelumnya 125,” ujarnya.

Kalau dikalkulasikan dari klaim angka tersebut, ada pertumbuhan bulanan hingga kisaran 48 persen. Kendati begitu, kepastian detail angka ini tetap perlu dicocokkan lagi dari data resmi penjualan GWM Indonesia.





Uniknya, pilar utama penjualan GWM sejauh ini rupanya memang masih bergantung pada varian Tank bermesin diesel, baik Tank 300 maupun Tank 500.

“Kontribusi penjualan utama kita justru dari Tank diesel. Apakah itu Tank 300 maupun Tank 500,” kata dia.

Bagus menilai keberagaman karakter konsumen Tanah Air bikin setiap jenis mesin punya peminatnya tersendiri.

Contohnya masyarakat di Jakarta dan kota besar lain kini cenderung makin kepikat sama tren kendaraan listrik.

Di sisi lain, mobil diesel tetap memegang peranan dan segmen pasar tersendiri, terutamanya bagi pembeli di daerah.



“Kalau di Jakarta memang sebagian besar sekarang trennya sedang mobil listrik. Tetapi kalau di daerah-daerah mungkin mereka ada mobil listrik, juga diesel,” ujarnya.

Melihat dinamika ini, GWM tetap percaya diri untuk mempertahankan opsi mesin yang beragam buat konsumen Indonesia. Selain tipe diesel, mereka juga menyediakan varian bermesin bensin, hybrid, mobil listrik berbasis baterai (BEV), hingga teknologi plug-in hybrid.

Langkah tersebut jadi salah satu strategi GWM untuk menjangkau beragam profil pengemudi di berbagai daerah.

Di saat pasar diesel tengah bangkit dari dampak kenaikan harga, GWM pun giat memperbanyak lini produknya, salah satunya lewat peluncuran GWM Wey G9 Hi4 berteknologi plug-in hybrid (PHEV) untuk konsumen yang menginginkan efisiensi mobil listrik tanpa mengorbankan jarak tempuh.

FAQ Artikel

Bagaimana dampak awal kenaikan harga solar terhadap pasar kendaraan diesel GWM Indonesia?

Kenaikan harga solar yang drastis pada April 2026 sempat menggoyahkan pasar kendaraan berbahan bakar diesel secara keseluruhan, termasuk lini produk GWM Indonesia yang memiliki model unggulan seperti Tank 300 dan Tank 500.

Bagaimana performa penjualan mobil diesel GWM belakangan ini?

Setelah mengalami guncangan, performa penjualan mobil diesel GWM perlahan mulai pulih dan membaik. Penjualan model GWM Tank mencapai sekitar 185 unit pada bulan lalu, meningkat dari 125 unit di bulan sebelumnya.

Model GWM apa yang menjadi kontributor utama penjualan saat ini?

Pilar utama penjualan GWM saat ini masih bergantung pada varian Tank bermesin diesel, baik itu Tank 300 maupun Tank 500.

Apa strategi GWM Indonesia terkait pilihan mesin kendaraan untuk konsumen?

GWM Indonesia tetap percaya diri untuk mempertahankan opsi mesin yang beragam, termasuk diesel, bensin, hybrid, mobil listrik berbasis baterai (BEV), dan plug-in hybrid (PHEV), guna menjangkau berbagai profil pengemudi di berbagai daerah.

Brian Priambudi

Jurnalis

Lihat semua artikel →
populerRelated Article