Home
/
Gadget

Genggam Asus ROG Xbox Ally X20, Handheld Langka Seharga Rp47 Juta

Asus merilis konsol gaming handheld ROG Xbox Ally X20 edisi terbatas di Indonesia dengan desain sasis transparan dan layar OLED 7,4 inci.

Genggam Asus ROG Xbox Ally X20, Handheld Langka Seharga Rp47 Juta

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Konsol handheld Asus ROG Xbox Ally X20 mengusung sasis transparan hitam dengan aksen warna emas edisi spesial 20th Anniversary.
  • Dilengkapi layar ROG Nebula HDR OLED 7,4 inci Full HD 120Hz serta joystick sensor TMR yang lebih tahan terhadap stick drift.
  • Ditenagai prosesor AMD Ryzen AI Z2 Extreme, RAM 24 GB LPDDR5X, SSD PCIe 4.0 1 TB, dan baterai berkapasitas 80 Wh.
  • Dijual terbatas di Indonesia dalam paket ROG Xbox Ally X20 Bundle seharga Rp46.999.000 lengkap dengan beragam aksesori eksklusif.

Uzone.id - Emang spesial Asus ROG Xbox Ally X20 ini. Bukan karena jumlah unit yang dijual di Indonesia amat terbatas, tapi konsol ini memang mengusung tampilan yang beda dari gaming handheld lainnya, bahkan kalau dibanding ROG Xbox Ally X biasa sekalipun.

Desain Transparan dan Aksen Emas


Pembeda paling kentara terlihat dari bodinya. Asus menggunakan sasis transparan berwarna hitam yang memperlihatkan detail komponen di dalamnya, seperti tombol-tombol di sisi kanan dan kirinya hingga sistem pendingin dan struktur internalnya di bagian belakang. 

Biar beda, Asus juga membubuhi bodi ROG Xbox Ally X20 dengan aksen warna emas di beberapa bagian, seperti tombol, cincin lampu di sekitar joystick, sampai bagian belakang konsol. Malah, ada logo berwarna emas juga dengan tulisan ’20 Anniversary’ di bagian belakangnya. 


Di bagian depan pun, ada pola kecil yang menggabungkan logo ROG dan Xbox di hampir seluruh permukaan bodinya. Aksen ini memang tidak terlalu mencolok, tapi akan terlihat jelas saat konsol terkena paparan cahaya lampu atau diamati lebih dekat. 


Soal pertombolan, tombol Xbox di sisi kiri atas tetap diberikan warna hijau, sementara tombol Menu, View, serta Command Center, diberikan warna emas. Kombinasi ini, buat kami, membuat ROG Xbox Ally X20 terlihat lebih mewah tanpa meninggalkan identitas Xbox yang dibawanya.


Ada pula dua tombol tambahan M1 dan M2 di belakang. Posisi keduanya berada dekat jari tengah, sehingga masih mudah dijangkau tanpa perlu mengubah posisi genggaman.

Enak digenggam, bobotnya 756 gram


Asus ROG Xbox Ally X20 tak bisa disebut sebagai konsol handheld yang ringan, bobotnya saja 756 gram. Cuma, konsol ini masih enak buat digenggam, nyaman juga karena bodinya yang sengaja dibuat kesat—biar tidak mudah slip dan terjatuh. 

Pegangannya juga mengingatkan kami dengan kontroler Xbox, di mana kedua sisi bodinya dibuat membulat dan cukup tebal. Hal ini membuat telapak tangan dapat menopang konsol ini dengan posisi yang lebih pas dan natural.


Ditambah, penempatan joystick dan tombol ABXY juga mudah dijangkau ibu jari. Selama sesi hands-on singkat, tidak banyak penyesuaian yang diperlukan untuk terbiasa dengan tata letak kontrolnya, apalagi buat kalian yang sebelumnya sudah sering main pakai kontroler Xbox.

Asus turut menyematkan joystick dengan sensor tunneling magnetoresistance (TMR) yang diklaim lebih tahan terhadap masalah stick drift—kondisi ketika karakter atau kursor bergerak sendiri padahal stik tidak disentuh. 


Yang menarik, tombol D-pad-nya juga dapat diubah dari navigasi empat arah menjadi delapan arah, menyesuaikan jenis game yang dimainkan. Tombol ABXY-nya dilapisi warna hitam glossy, Asus juga mengubah mekanismenya agar tombol dapat masuk sejajar dengan permukaan bodi saat ditekan. 

Walau kami cuma sebentar main game seperti Forza Horizon 5 dan Tekken 8, respons tombolnya memang terasa langsung dan tidak sulit untuk dijangkau. Feedback tekanannya pun cukup empuk, apalagi ada haptic feedback yang bikin pengalaman bermain jadi lebih baik lagi. 


Di sisi atas terdapat tombol bumper dan trigger, dua port USB Type-C, slot microSD Express, jack audio 3,5 mm, serta lubang ventilasi. 

Satu port USB-C pada perangkat mendukung USB 3.2 Gen 2, sementara port lainnya sudah menggunakan USB4 yang kompatibel dengan Thunderbolt 4. Keduanya dapat digunakan untuk mengisi daya maupun menghubungkan perangkat ke layar eksternal.

Layar OLED 7,4 inci


Selain desain transparan, layar yang lebih besar juga menjadi upgrade yang diberikan ROG Xbox Ally X20. Ini menjadi handheld pertama Asus dengan panel ROG Nebula HDR OLED berukuran 7,4 inci dengan resolusi Full HD dan rasio 16:9. 

Ukurannya sedikit lebih luas dari layar ROG Xbox Ally sebelumnya. Bezel-nya pun dibuat lebih tipis, sehingga area tampilan terasa lebih penuh saat dipakai bermain.

Main game-game AAA, panel OLED-nya bisa menampilkan warna yang terlihat lebih pekat. Area gelap pada Acts of Blood atau Tekken 8 juga terlihat lebih dalam, sedangkan warna-warna terangnya tampak lebih vivid.


Layarnya mendukung refresh rate 120Hz dengan Variable Refresh Rate (VRR) dari 30Hz sampai 120Hz. Ada pula dukungan AMD FreeSync Premium Pro, Dolby Vision, cakupan warna 100 persen DCI-P3, serta kecerahan HDR maksimal hingga 1.400 nits.

Permukaan layarnya dilapisi Gorilla Glass Victus dan Gorilla Glass DXC. Lapisan DXC membantu mengurangi pantulan cahaya. Kata Adrian Pradipta, Technical PR Asus Indonesia, lapisan ini banyak diminta para gamer, sehingga lebih nyaman saat dimainkan di luar atau dalam ruangan yang terang. 

Spesifikasi Dapur Pacu dan Harga Bundle


Untuk dapur pacunya, ROG Xbox Ally X20 menggunakan prosesor AMD Ryzen AI Z2 Extreme dengan konfigurasi 8-core dan 16-thread serta kecepatan hingga 5 GHz. Chip tersebut dipadukan dengan RAM LPDDR5X 24 GB dan SSD PCIe 4.0 NVMe berkapasitas 1 TB.

ROG Xbox Ally X20 dibekali baterai 80 Wh. Pengisian dayanya menggunakan adaptor 68W yang disertakan dalam paket penjualan.

Pengalaman penggunaannya masih mengandalkan Windows 11, tetapi Asus menghadirkan antarmuka Xbox full screen experience yang lebih ramah untuk kontroler. Pengaturan cepat seperti mode performa, kecerahan, hingga aksesori yang terhubung tetap dapat diakses melalui Command Center.


Untuk penjualan perdananya di Indonesia, ROG Xbox Ally X20 tidak ditawarkan secara terpisah. Konsol ini dijual melalui ROG Xbox Ally X20 Bundle dengan harga Rp46.999.000.

Selain konsolnya, paket tersebut berisi kacamata AR ROG Xreal R1 Edition 20, dbrand Killswitch edisi khusus, Pelican Protector Case edisi khusus, dan adaptor daya 68W.

ROG Xbox Ally X20 Bundle tersedia dalam jumlah yang sangat terbatas melalui Asus Online Store dan ROG Exclusive Store. Selama periode early bird pada 16 sampai 30 Oktober 2026, konsumen juga mendapatkan jam tangan ROG x G-Shock Special 20 selama persediaan masih tersedia.

FAQ Artikel

Berapa harga Asus ROG Xbox Ally X20 Bundle di Indonesia?

Paket ROG Xbox Ally X20 Bundle dijual dengan harga Rp46.999.000, yang mencakup konsol, kacamata AR ROG Xreal R1 Edition 20, dbrand Killswitch, Pelican Protector Case, dan adaptor daya 68W.

Apa saja keunggulan spesifikasi layar Asus ROG Xbox Ally X20?

Konsol ini menggunakan panel ROG Nebula HDR OLED 7,4 inci Full HD dengan refresh rate 120Hz, VRR 30-120Hz, Dolby Vision, kecerahan HDR hingga 1.400 nits, serta perlindungan Gorilla Glass Victus dan DXC.

Prosesor apa yang digunakan pada Asus ROG Xbox Ally X20?

Asus ROG Xbox Ally X20 ditenagai prosesor AMD Ryzen AI Z2 Extreme (8-core/16-thread hingga 5 GHz), dipadukan dengan RAM LPDDR5X 24 GB dan SSD PCIe 4.0 NVMe 1 TB.

Muhammad Faisal Hadi Putra

Muhammad Faisal Hadi Putra

Jurnalis

Suka ngulik teknologi, gadget, dan game. Buat saya, yang menarik bukan cuma spesifikasi dan fitur, tapi juga pengalaman saat mencobanya langsung.
Lihat semua artikel →
populerRelated Article