GIIAS 2026: Hyundai Staria Electric Debut, Bisa Tempuh 544 Km
Hyundai Staria Electric meluncur di GIIAS 2026. MPV ini bertenaga 218 PS, baterai 84 kWh (544 km), fitur fast charging, V2L, dan sudah bisa dipesan.

Foto: Uzone.id
Highlight Artikel
- Hyundai Staria Electric resmi diluncurkan di Indonesia pada GIIAS 2026 sebagai versi full-electric dari MPV premium Staria.
- Meskipun mempertahankan desain khas versi diesel, Staria Electric memiliki perbedaan di bagian depan dengan gril tertutup dan port pengisian daya.
- Ditenagai motor listrik 160 kW (218 PS) dengan baterai 84 kWh, mobil ini diklaim mampu menempuh jarak hingga 544 km.
- Menggunakan arsitektur 800 volt, Staria Electric mendukung ultra-fast charging (10-80% dalam 20 menit) dan dilengkapi fitur Interior Vehicle-to-Load (V2L).
Uzone.id - Akhirnya, Hyundai Electric meluncur juga di Indonesia, tepatnya di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026. Mobil ini menjadi versi full-electric dar MPV premium Hyundai yang selama ini hadir dengan mesin diesel.
Secara tampilan, Staria Electric masih mempertahankan desain khas versi bermesin diesel. Siluet bodinya tetap menyerupai kapsul dengan kaca depan berukuran besar, atap tinggi, serta kaca samping yang lebar.Perbedaan paling terlihat ada di bagian depan. Gril besar pada model diesel digantikan panel tertutup yang membuat tampilannya lebih bersih, sementara port pengisian daya ditempatkan di bumper depan sebelah kanan.
Garis lampu LED tipisnya pun masih membentang dari sisi kiri hingga kanan. Lampu utama tetap ditempatkan secara vertikal di kedua sisi bumper, menggunakan pola pixel yang membuat tampilannya lebih dekat dengan mobil listrik Hyundai lainnya.
Bagian belakangnya juga tidak banyak berubah. Lampu vertikal memanjang tetap dipasang di kedua sisi kaca belakang, dipadukan pintu bagasi berukuran besar serta emblem ‘electric’ sebagai pembeda paling signifikan dari varian diesel-nya.
Soal spesifikasi, Hyundai Staria Electric ditenagai motor listrik yang menggerakkan roda depannya. Tenaga yang dihasilkan 160 kW atau setara 218 PS. Dayanya sendiri ditopang oleh baterai berkapasitas 84 kWh, yang diklaim bisa menempuh jarak sampai 544 km.
Mobil ini juga sudah menggunakan arsitektur kelistrikan 800 volt. Arsitektur ini sebelumnya digunakan pada lini Ioniq. Teknologi ini mendukung pengisian ultra-fast charging DC berdaya hingga 350 kWh. Klaim Hyundai, baterainya dapat diisi dari 10-80 persen dalam waktu 20 menit pada kondisi optimal.
Staria Electric turut dilengkapi fitur Interior Vehicle-to-Load atau V2L. Fitur ini memungkinkan daya dari baterai mobil digunakan untuk mengisi maupun menyalakan perangkat elektronik yang kompatibel di dalam kabin.
Hyundai Electric mengusung konfigurasi tujuh penumpang. Dua kursi pada baris kedua bergaya VIP Captain Seats dengan ukuran besar, armrest individual, serta sandaran kaki.
Kursi tersebut turut dilengkapi fungsi air-contour body-care. Fitur ini dirancang untuk meningkatkan kenyamanan tubuh penumpang, terutama ketika menempuh perjalanan jauh.
Untuk varian VIP, Hyundai menyematkan sistem audio Bose dengan 12 speaker. Sistem tersebut melengkapi nuansa premium yang ditawarkan Staria, baik untuk perjalanan keluarga maupun sebagai kendaraan eksekutif.
Area kokpitnya juga tampil lebih modern. Panel instrumen digital ditempatkan tepat di depan pengemudi, sementara layar infotainment model floating berada di bagian tengah dasbor.
Hyundai masih mempertahankan sejumlah tombol dan kenop fisik di bawah layar untuk mengoperasikan sistem pendingin udara serta fungsi kendaraan lainnya. Tuas transmisinya dipindahkan ke kolom setir, sehingga area konsol tengah bisa dimanfaatkan sebagai ruang penyimpanan.
Hyundai Indonesia sudah memulai fase pre-booking untuk Staria Electric. Namun, Hyundai belum mengungkap berapa harga Staria Electric ketika dijual nanti.
FAQ Artikel
Kapan Hyundai Staria Electric diluncurkan di Indonesia?
Hyundai Staria Electric resmi diluncurkan di Indonesia pada Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2026.
Apa perbedaan desain Staria Electric dengan versi dieselnya?
Perbedaan paling terlihat ada di bagian depan, di mana gril besar pada model diesel digantikan panel tertutup. Port pengisian daya ditempatkan di bumper depan sebelah kanan, serta ada emblem ‘electric’ di bagian belakang.
Bagaimana spesifikasi tenaga dan baterai Hyundai Staria Electric?
Hyundai Staria Electric ditenagai motor listrik 160 kW (setara 218 PS) yang menggerakkan roda depan. Dayanya ditopang baterai 84 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 544 km.
Fitur pengisian daya apa yang dimiliki Staria Electric?
Mobil ini menggunakan arsitektur kelistrikan 800 volt yang mendukung ultra-fast charging DC hingga 350 kWh, memungkinkan pengisian baterai dari 10-80 persen dalam waktu 20 menit pada kondisi optimal.
Apakah Staria Electric dilengkapi fitur Vehicle-to-Load (V2L)?
Ya, Staria Electric dilengkapi fitur Interior Vehicle-to-Load (V2L) yang memungkinkan daya dari baterai mobil digunakan untuk mengisi atau menyalakan perangkat elektronik yang kompatibel di dalam kabin.
Berapa konfigurasi tempat duduk Hyundai Staria Electric?
Hyundai Staria Electric mengusung konfigurasi tujuh penumpang, dengan dua kursi pada baris kedua bergaya VIP Captain Seats yang dilengkapi fungsi air-contour body-care, armrest individual, serta sandaran kaki.
Apakah harga Hyundai Staria Electric sudah diumumkan?
Belum, Hyundai Indonesia sudah memulai fase pre-booking untuk Staria Electric, namun harga jualnya belum diungkapkan.