icon-category Startup

Giliran Startup Mobile Premier League yang Undur Diri dari Indonesia

  • 03 Jun 2022 WIB
  • Bagikan :
    Ilustrasi foto: Onur Binay/Unsplash

    Uzone.id - Setelah maraknya fenomena PHK massal perusahaan startup Indonesia, kini giliran salah satu startup Unicorn dari industri game online, Mobile Premier League mengumumkan undur diri dari pasar game Indonesia. 

    Perusahaan penyedia game dan juga turnamen online asal India ini memutuskan untuk berhenti beroperasi di Indonesia. 

    Informasi ini dikonfirmasi langsung oleh pihak MPL di akun resmi Instagramnya @MPL_id pada Rabu, (01/06/2022).

    “MPL Indonesia menginformasikan bahwa saat ini kami sudah tidak beroperasi dan tidak menerima pengguna baru. Terima kasih atas dukungan pemain dan semua pihak,” tulisnya.

    Sebelumnya, MPL juga melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK terhadap karyawannya. Pemutusan hubungan kerja 100 karyawan ini memangkas sekitar 10 persen dari keseluruhan karyawannya, hal ini didorong oleh penyesuaian bisnis yang dilakukan perusahaan. 

    Baca juga: Daftar Startup Indonesia yang Hadapi Gelombang PHK Massal

    Undur dirinya MPL dari Indonesia dijelaskan oleh perusahaan dimana MPL melihat pengembalian yang diberikan pasar Indonesia berkali-kali lebih rendah dari India bahkan AS.

    Maka dari itu, setelah 3 tahun beroperasi, MPL memutuskan untuk undur diri dari pasar Indonesia. Hal ini disampaikan langsung dalam email perusahaan, seperti yang dikutip dari Money Control.

    “Sudah saatnya kami membuat keputusan yang sulit untuk menggunakan kembali sumber daya kami di bagian lain dari bisnis kami untuk memastikan kesehatan dan kesuksesan perusahaan dalam jangka panjang,” ungkap pendiri MPL, Sai Srinivas dan Shubh Malhotra.

    Sebelum undur diri dari pasar Indonesia, MPL diketahui telah mengakuisisi platform streaming GamingMonk pada April 2021 lalu. Kabar yang beredar mengatakan kalau karyawan yang terkena PHK berasal dari GamingMonk.

    Bahkan di Februari 2022 lalu, MPL sudah mengakuisisi GameDuell asal Jerman sebagai jembatan mereka untuk terjun ke segmen game mobile free-to-play (F2P). 

    Baca juga: Mengenal Bubble Brust di Dunia Startup

    Setelah menyingkirkan Indonesia, kini MPL akan berfokus pada pasar AS dimana mereka melihat pertumbuhan yang menjanjikan di pasar ini. Bersamaan dengan akuisisi terhadap GameDuell, MPL akan berfokus pada dua pasar game dengan value tertinggi di dunia.

    “Bisnis AS telah memberikan kontribusi positif dalam kurang dari 9 bulan setelah peluncuran., bahkan lebih cepat dari India,” tutur sang pendiri.

    Saat ini, pengguna MPL di Indonesia diharapkan untuk segera membuka aplikasi MPL untuk mengklaim berlian mengikuti petunjuk selanjutnya.

    “Segera buka Aplikasi MPL untuk menarik Berlian Kemenanganmu dan ikuti petunjuk di aplikasi. Hubungi bantuan@mplgaming.com untuk informasi lebih lanjut,” tutupnya.

     
     
     
     
     
    Lihat postingan ini di Instagram
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     
     

    Sebuah kiriman dibagikan oleh MPL Indonesia (@mpl_id)

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini