
Uzone.id - Daya tahan mobil-mobil non Jepang kembali jadi sorotan. Setelah sebelumnya ramai pabrikan China, kini giliran Vietnam, dimana VinFast mengalami insiden lalu lintas.
VinFast VF3, mendadak menjadi perbincangan hangat di jagat maya. Sebuah video menunjukkan detik-detik unit VF3 mengalami kerusakan fatal pada bagian kaki-kaki.Penyebabnya diduga setelah menghantam lubang di ruas jalan tol, yang berujung pada hilangnya kendali hingga menabrak pembatas jalan.
Dalam rekaman tersebut, mobil terlihat melaju di lajur cepat dalam kondisi cuaca hujan. Meski kecepatan kendaraan dianggap masih dalam batas wajar oleh para pengguna internet, dampak dari hantaman lubang tersebut diduga menyebabkan komponen arm patah.
Hal ini memicu gelombang keraguan dari warganet terkait ketangguhan durabilitas mobil listrik asal Vietnam tersebut, terutama jika dibandingkan dengan kendaraan lain yang kerap menghadapi kondisi jalan serupa namun tetap bertahan.
Menanggapi kegaduhan ini, CEO VinFast Indonesia, Kariyanto Hardjosoemantoro, mengonfirmasi bahwa pihaknya sudah mengetahui insiden tersebut.
"Saat ini, tim internal sedang melakukan peninjauan menyeluruh untuk menginvestigasi penyebab pasti kerusakan teknis yang terjadi. Kami berjanji akan segera memberikan informasi akurat setelah hasil investigasi tersedia," ujarnya dalam keterangan resmi dikutip Uzone.id
Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi para peminat mobil listrik perkotaan di Indonesia mengenai variabel ketahanan kaki-kaki di tengah kondisi infrastruktur jalan yang tidak selalu mulus.
Sebagai informasi, VinFast VF3 sendiri saat ini dipasarkan dengan harga Rp 195 juta. Mobil ini menawarkan daya jelajah hingga 215 km dalam kondisi baterai penuh, serta didukung fitur pengisian daya cepat dari 10 hingga 70 persen dalam waktu 36 menit.
Hingga kini, publik masih menunggu pernyataan resmi lebih lanjut mengenai apakah insiden tersebut murni disebabkan oleh faktor eksternal jalan raya atau terdapat catatan pada aspek teknis kendaraan.