
-
Geri Horner, dulu dikenal sebagai Geri Halliwell alias Ginger Spice menyatakan permintaan maaf karena telah meninggalkan kawan-kawannya di puncak popularitas, pada 1998. Hal itu diungkapkan Horner dalam konser reuni terakhir Spice Girls pada Sabtu (15/6).
Dilaporkan oleh BBC, dari atas panggung, Horner berkata, "Saya harus mengatakan sesuatu yang seharusnya saya katakan sejak lama."
13 konser reuni Spice Girls yang diadakan di stadion-stadion besar Inggris itu telah resmi berakhir. Tetapi di penampilan penutup Sabtu kemarin, mereka menyebut akan melanjutkan tur reuni ke Australia pada Januari 2020.
Spice Girls menjadi populer di era 1990-an dengan frasa 'Girl Power' yang mendukung pergerakan para wanita. Mereka meledak sejak single pertama 'Wannabe' yang diambil dari album 'Spice' pada 1996 dan konsisten menjaga 'kekuatan' sampai dua album kemudian, yaitu dalam 'Spiceworld' dan 'Forever' yang dikerjakan tanpa Horner.
Reuni ini bukanlah yang pertama kali. Pada 2007, mereka merilis 'Greatest Hits' yang memiliki single 'Headlines (Friendship Never Ends)'. Saat itu, kelima personel Spice Girls serta dalam proyek tersebut, sementara di reuni kedua yang digelar besar-besaran sejak 24 Mei lalu, Victoria Beckhams alias Posh Spice memilih tidak ikut tampil. Ia mengatakan sudah cukup sibuk dengan keluarga dan bisnis, meski masih menunjukkan dukungan terhadap keempat temannya.