icon-category Startup

GoFood Berjaya di Indonesia dan Vietnam, Transaksi Naik 2 Kali Lipat

  • 25 Jan 2023 WIB
Bagikan :
Foto: Layanan GoFood

Uzone.id – GoFood, salah satu layanan food delivery dari ekosistem GoJek mencatat pertumbuhan yang cukup mengesankan selama 2022. Tak hanya di Indonesia, GoFood juga terus meluas di Vietnam.

Dari laporan yang dibagikan, nilai transaksi GoFood meningkat di atas rata-rata industri pesan-antar makanan Asia Tenggara di tahun 2022.

Jika dibandingkan tahun 2021, GoFood di Indonesia dan Vietnam berhasil tumbuh lebih dari 2 kali lipat lebih tinggi pada tahun lalu.

Hal ini berkat pertumbuhan pelanggan setia serta meningkatnya rata-rata nilai transaksi per pelanggan di semester II 2022. 

Pelanggan setia GoFood di tahun lalu disebut meningkat dari yang awalnya 38 persen menjadi 52 persen dari total jumlah pelanggan GoFood. 

Melihat track positif ini, GoFood mengatakan kalau wujud keberhasilan strategi GoFood yang berfokus pada pertumbuhan basis pelanggan setia dan berkualitas melalui inovasi produk.

Baca juga: JDL Express Indonesia Resmi Ditutup, Nasib JD.ID Gimana?

Catherine Sutjahyo, Director/Head of Food and Indonesia Sales & Ops PT GoTo Gojek Tokopedia mengatakan, “Inovasi di GoFood berfokus mengembangkan solusi produk agar pelanggan semakin setia.”

Berbekal pengalaman selama 8 tahun, Catherine mengungkapkan kalau GoFood menganalisis dan memanfaatkan data untuk memetakan kebutuhan setiap pelanggan agar menghadirkan pilihan yang tepat agar mereka makin setia.

“Tidak hanya di sisi pelanggan, kami pun mampu mengembangkan solusi bagi mitra usaha kuliner agar mereka dapat menargetkan segmen pelanggan dengan lebih efektif,” tambahnya.

GoFood membantu mitra usaha kuliner GoFood meningkatkan keahlian mengelola bisnis secara berkelanjutan. 

“Tujuannya agar basis pelanggan setia di GoFood dapat tumbuh dan mendukung bisnis yang sehat tanpa ketergantungan pada promosi,” ujarnya.

Jumlah mitra usaha kuliner GoFood di Indonesia pada 2022 meningkat sebanyak 45 persen dibanding 2021.

Berbagai inisiatif pun dilakukan GoFood selama 2022 antara lain Mode Hemat, menu dengan porsi lebih kecil dengan harga lebih terjangkau serta paket berlangganan GoFood PLUS.

Paket berlangganan ini memperoleh animo positif dari masyarakat yang mana jumlah paket langganan naik hampir 60 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Selain untuk para pelanggan, GoFood juga memberikan inisiatif bagi pelaku usaha seperti Dapur Bersama, sebuah layanan cloud kitchen untuk mendorong ekspansi mitra usaha dan mendekatkan pelanggan dengan kuliner favorit mereka.

Baca juga: Jelang Imlek 2023, Barang-Barang Ini Laris Manis di E-Commerce

Jumlah Dapur Bersama GoFood justru meningkat 170 persen dibandingkan tahun 2021, yakni menjadi 73 lokasi Dapur Bersama yang tersebar di 12 kota besar di Indonesia. 

GoFood memiliki 3 strategi utama untuk mempercepat profitabilitas mereka. Yang pertama, memperkuat brand GoFood sebagai layanan OFD yang memberikan pengalaman kuliner paling menyenangkan dengan rekomendasi tepat berbasis teknologi pencarian.

“Teknologi ini mampu merekomendasikan menu makanan dan pilihan resto yang sesuai dengan selera, histori, dan budget masing-masing pelanggan,” ungkap Catherine.

Strategi selanjutnya, mengembangkan teknologi machine learning untuk alokasi promo yang lebih efektif ke semua pengguna agar mereka menjadi pengguna setia.

Terakhir, meningkatkan efisiensi dari promosi yang dilakukan secara mandiri oleh mitra usaha GoFood (merchant funded promo) untuk membantu meningkatkan pendapatan.

 

Cek informasi menarik lainnya di Google News

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini