
Striker Inter Milan Eder yang masuk menit ke-69 menyelamatkan klubnya dari kekalahan saat bermain imbang 1-1 melawan Torino pada lanjutan laga Liga Italia di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Minggu 5 November 2017 malam WIB.
Torino unggul lebih dulu, 1-0, melalui gol spektakuler Iago Falque menit ke-60. Pemain sayap asal Spanyol tersebut melewati beberapa pemain Inter Milan kemudian melepaskan tendangan akurat untuk menaklukkan kiper Samir Handanovic.Untuk menyamakan kedudukan, Pelatih Inter Milan Luciano Spalletti memasukkan Eder menit ke-69 menggantikan Roberto Gagliardini.
Pergantian tersebut sangat efektif. Terbukti, sepuluh menit kemudian atau menit ke-79, penyerang Italia kelahiran Brasil berumur 30 tahun itu mencetak gol penyama kedudukan dengan mengonversi umpan Mauro Icardi, 1-1.
Dengan hasil tersebut, Inter Milan gagal menggeser Napoli di puncak klasemen sementara. Dengan tambahan satu poin, Inter Milan tertahan di peringkat kedua dengan 30 poin atau terpaut satu poin dengan Napoli (31).
Posisi Inter Milan belum aman karena bisa digeser Juventus jika berhasil mengalahkan tim promosi Benevento di Juventus Stadium.
Tampil di depan puluhan ribu pendukungnya, Pelatih Inter Milan Luciano Spalletti menurunkan tim terbaik dengan formasi 4-2-3-1. Striker asal Argentina Mauro Icardi ditempatkan sebagai penyerang tunggal. Ia didamping tiga gelandang serang, yakni Ivan Perisic, Borja Valero, dan Antonio Candreva. Sementara, Matias Vecino dan Roberto Gagliardini jadi gelandang jangkar.
Icardi mendapat peluang emas pertama pada menit keenam tapi tendangannya masih bisa diblok bek Torino. Icardi kembali mengancam gawang Torino menit ke-23 tapi tendanganya bisa diamankan kiper Torino Salvatore Sirigu. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Spalletti belum melakukan pergantian pemain. Begitu juga dengan Pelatih Torino Sinisa Mihajlovic. Menit ke-48, Inter Milan mendapat peluang emas melalui Roberto Gagliardini tapi tendangannya masih bisa diblok.
Terus tertekan, Torino justru yang berhasil memecah kebuntuan. Berawal dari aksi individu luar biasa dari Iago Falque yang melewati beberapa pemain Inter Milan, kemudian ia melepaskan tendangan akurat untuk menaklukkan kiper Samir Handanovic, 1-0. Namun, Eder menyelamatkan Inter dari kekalahan melalui golnya menit ke-79, 1-1.
Di tempat terpisah, Sampdoria mengalahkan Genoa 2-0 (1-0) pada derby Della Lanterna di Stadion Luigi Ferraris, Genoa. Dua gol Bluerchiati dicetak Gaston Ramirez (24) dan Fabio Quagliarella (84).
Dengan hasil ,tersebut Sampdoria mengamankan peringkat keenam klasemen sementara Liga Italia dengan mengumpulkan 23 poin.
Sementara, Genoa tertahan zona degradasi (peringkat ke-19) dengan enam poin.
Fabio Quagliarella mengaku dirinya menikmati gol pertama sepanjang kariernya pada Derby della Lanterna. Menurut dia, atmosfir pertandingan benar-benar luar biasa.
"Saya belum pernah mencetak gol pada derby sebelumnya. Atmosfir pertandingan sungguh luar biasa. Saya senang berhasil mengakhiri paceklik gol dengan kemenangan," kata Quagliarella seperti dilaporkan laman Football Italia.
"Pada akhirnya, kami layak mendapat hasil ini. Kami memperlihatkan penampilan yang luar biasa," tambah penyerang asal Italia berumur 34 tahun tersebut.
Ketika ditanya soal Sampdoria yang saat ini menempati zona Liga Eropa, menurut dia, perjalanan masih sangat panjang.
"Saat ini, kami belum mendiskusinya soal target utama kami pada musim ini. Yang terpenting adalah kami terus meraih poin. Setelah itu, kita lihat apa yang akan terjadi," kata mantan penyerang Juventus tersebut.
Musim ini, Quagliarella memberi kontribusi enam gol dalam lima pertandingan terakhir Sampdoria. Namun, ia tidak berharap bisa kembali dipanggil memperkuat timnas Italia.
Sementara itu, manajemen Genoa dikabarkan siap memecat Pelatih Ivan Juric. Juru taktik asal Kroasia tersebut hanya mampu mempersembahkan satu kemenangan pada musim ini. Sisanya, tiga kali imbang dan delapan kali kalah. Imbasnya, Genoa saat ini berada di zona degradasi.
Akan tetapi, manajemen Genoa belum mau mengumumkan pemecatan Juric sebelum mendapatkan penggantinya, yakni Davide Ballardini.
Saat ini, Ballardini dan manajemen Genoa sedang bernegosiasi soal kontrak. Ballardini dikabarkan dikontrak hingga akhir musim ini tapi otomatis akan diperpanjang hingga 2019 jika berhasil membawa Genoa bertahan di Liga Italia.***