Uzone.id - Isu keamanan di Jakarta Barat kini menjadi sorotan utama menyusul maraknya kasus pembegalan dan pencurian kendaraan bermotor, yang memicu tagar "Jakbar Darurat Begal" viral di media sosial.
Nyatanya, fenomena begal tidak hanya terjadi di Jakarta Barat saja, tapi hampir di seluruh kawasan Jabodetabek yang kini dianggap layaknya "Gotham City".Warga, terutama mereka yang sering beraktivitas pada malam hari atau melintasi kawasan sepi, mengaku semakin khawatir dengan situasi ini.
Perbincangan mengenai tingginya aksi kriminalitas ini kian memanas setelah berbagai rekaman video yang memperlihatkan aksi nekat pelaku beredar luas di platform seperti Threads dan Instagram.
Dalam pantauan media sosial, Jakarta Barat bahkan dicap sebagai zona merah untuk aksi begal dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Kasus-kasus ini dilaporkan terjadi secara beruntun di berbagai wilayah, termasuk Kebon Jeruk, Grogol, Kembangan, dan Cengkareng.
Modus yang digunakan pelaku tergolong beragam, mulai dari merampas motor di jalanan yang lengang hingga mencuri kendaraan korban yang sedang lengah di warung makan atau area parkir.
Yang paling meresahkan, beberapa aksi bahkan dilakukan secara terang-terangan pada siang hari, dengan pelaku kini tidak segan membawa senjata tajam seperti celurit hingga benda yang diduga senjata api untuk mengintimidasi.
Dalam beberapa rekaman, pelaku terlihat beraksi secara nekat dengan membawa senjata tajam hingga diduga senjata api untuk mengintimidasi korban.
Yang membuat masyarakat semakin resah adalah keberanian pelaku yang kini tidak segan membawa senjata tajam seperti celurit hingga pistol.
Salah satu insiden yang sangat menarik perhatian publik terjadi di Jalan Duri Raya, Kebon Jeruk, di mana sebuah komplotan maling motor dilaporkan menodongkan benda menyerupai pistol dan melepaskan tembakan saat hendak membawa kabur kendaraan
Dalam video viral, komplotan maling motor disebut menodongkan benda mirip pistol dan melepaskan tembakan saat mencoba membawa kabur motor korban.
Meskipun korban sempat berupaya mempertahankan motornya, aksi berani pelaku membuat warga semakin takut akan kondisi keamanan jalanan. Beberapa korban dilaporkan mengalami luka akibat perlawanan yang mereka lakukan.
Lokasi-lokasi rawan begal meliputi: