GoTo Rilis Model Bahasa AI Gratis, dari Bahasa Indonesia hingga Batak
GoTo merilis LLM gratis buatan ahli AI lokal, yang mampu memahami bahasa Indonesia dan daerah, untuk memajukan AI di Indonesia.

Highlight Artikel
- GoTo meluncurkan Model Bahasa Besar (LLM) yang memahami bahasa Indonesia dan sejumlah bahasa daerah, termasuk Jawa, Sunda, Bali, dan Batak.
- LLM ini memiliki 27 miliar parameter, dikembangkan oleh ahli AI GoTo, dan tersedia secara gratis untuk digunakan serta dikembangkan publik.
- Model ini dirancang untuk menjawab tantangan dan kebutuhan lokal di Indonesia, karena AI global belum tentu memahami cara komunikasi masyarakat yang khas.
- GoTo mengajak startup, pelaku bisnis, universitas, peneliti, dan institusi publik untuk mengakses serta memanfaatkan LLM ini guna berkontribusi pada Visi Indonesia Digital 2045.
Uzone.id— GoTo meluncurkan model kecerdasan buatan atau Model Bahasa Besar (Large Language Model/LLM) yang dikembangkan untuk memahami bahasa Indonesia dan sejumlah bahasa daerah, termasuk Jawa, Sunda, Bali, dan Batak.
Model ini dibuka secara gratis oleh GoTo dan bisa diakses oleh siapapun agar bisa digunakan dan dikembangkan untuk berbagai kebutuhan lokal.
CEO Grup GoTo, Hans Patuwo, mengatakan bahwa dengan adanya LLM ini, Indonesia perlu ikut mengembangkan teknologi AI yang memahami kebutuhan masyarakatnya.
“Indonesia telah memanfaatkan teknologi AI buatan luar negeri dengan baik. Namun, kita juga perlu mengembangkan AI buatan sendiri untuk menjawab tantangan dan kebutuhan lokal,” ujar Hans dalam keterangan tertulis yang diterima Uzone.id, Selasa, (20/10).
Menurutnya, AI untuk penggunaan global belum tentu bisa memahami cara masyarakat Indonesia berkomunikasi dengan baik mencakup singkatan sehari-hari hingga bahasa daerah yang digunakan, maka dari itu GoTo menghadirkan LLM ini.
“Di GoTo, kami berupaya menjawab tantangan ini dengan mengembangkan AI yang relevan secara lokal bagi para pengguna kami. Membuka akses model ini kepada publik adalah cara kami berkontribusi untuk negara,” tambahnya.
Dengan dirilisnya LLM ini, startup, pelaku bisnis, universitas, peneliti, dan institusi publik dapat mengaksesnya secara gratis untuk digunakan, dipelajari, serta disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
GoTo menyebut model berukuran 27 miliar parameter ini diklaim bisa dijalankan di server milik universitas, startup, atau institusi publik tanpa memerlukan pusat data besar.
Perusahaan juga mengklaim model ini meraih skor tertinggi pada setiap bahasa daerah yang diuji ketika dibandingkan dengan model terbuka sejenis di kelasnya. Namun, GoTo sendiri belum merinci nama pengujian maupun skor dari hasil pengujian tersebut.
Para pengembang bisa memiliki dasar untuk membuat layanan AI yang memahami konteks Indonesia tanpa harus membangun model tersebut dari awal.
Terkait LLM ini, dalam proses pelatihannya GoTo mengungkap bahwa mereka menggunakan teks berbahasa Indonesia dari berbagai sumber seperti mitra media, situs web sektor publik, serta data bahasa daerah. GoTo juga bekerja sama dengan berbagai instansi untuk setiap bahasa daerah.
Khusus bahasa Batak, perusahaan bekerja sama dengan Universitas Sumatera Utara (USU) untuk mengumpulkan data yang mencerminkan penggunaannya saat ini.
Selain mengembangkan model, GoTo juga melibatkan mahasiswa magang dari tujuh universitas yang tersebar dari Sumatera hingga Sulawesi, termasuk Universitas Udayana di Bali untuk mempersiapkan data, pelatihan, dan pengujian model.
Para mahasiswa juga berkontribusi pada pengembangan teknologi suara berbahasa Indonesia serta pengumpulan data bahasa Batak ini.
Untuk mengakses model LLM GoTo ini, kalian bisa mengaksesnya melalui halaman GoToCompany di Hugging Face atau klik link yang satu ini.
Kehadiran LLM ini dengan status open source dan gratis disebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk berkontribusi kepada Indonesia dan sejalan dengan Visi Indonesia Digital 2045.
“Membuka akses model ini kepada publik adalah cara kami berkontribusi untuk negara. Kami ingin turut membangun fondasi pengembangan AI yang memahami konteks lokal dan dapat dimanfaatkan oleh siapa saja di Indonesia,” tuturnya.
FAQ Artikel
Apa itu Model Bahasa Besar (LLM) yang diluncurkan oleh GoTo?
Model kecerdasan buatan (AI) yang dikembangkan oleh GoTo untuk memahami bahasa Indonesia dan sejumlah bahasa daerah, seperti Jawa, Sunda, Bali, dan Batak, dengan 27 miliar parameter.
Mengapa GoTo mengembangkan LLM khusus untuk bahasa Indonesia dan daerah?
Karena AI buatan luar negeri belum tentu dapat memahami cara komunikasi masyarakat Indonesia yang khas, termasuk singkatan dan bahasa daerah. GoTo menghadirkan LLM ini untuk menjawab tantangan dan kebutuhan lokal.
Apakah LLM GoTo ini tersedia secara gratis?
Ya, model ini dibuka secara gratis dan dapat diakses oleh siapa saja, termasuk startup, pelaku bisnis, universitas, peneliti, dan institusi publik untuk digunakan, dipelajari, serta disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.
Bagaimana GoTo melibatkan pihak lain dalam pengembangan LLM ini?
GoTo bekerja sama dengan mitra media, situs web sektor publik, berbagai instansi untuk setiap bahasa daerah (misalnya Universitas Sumatera Utara untuk bahasa Batak), dan melibatkan mahasiswa magang dari tujuh universitas dalam proses persiapan data, pelatihan, dan pengujian model.
Di mana saya bisa mengakses Model Bahasa Besar (LLM) GoTo ini?
Model LLM GoTo ini dapat diakses melalui halaman GoToCompany di Hugging Face.
Vina Insyani
Jurnalis
.jpg%3Fdownload%3Dfalse%26amp%3Bresolution%3DHD&w=256&q=75)
