
Uzone.id – Grab Singapura resmi mengakuisisi startup asal China yang bergerak dibidang robotika AI, Infermove. Akuisisi dilaporkan menjadi langkah perusahaan ride-hailing tersebut untuk memperkuat kemampuan pengiriman di platform mereka.
Grab mengatakan bahwa timnya akan menjajaki cara-cara agar robot otonom dari Infermove ini bisa meningkatkan pengalaman pelanggan dan juga mitra Grab. Tak hanya itu, akuisisi ini juga memiliki tujuan untuk memperkuat perusahaan dalam hal pengiriman jarak pertama dan terakhir (first mile dan last-mile)."Seiring dengan upaya kami untuk terus mencari cara baru dalam menghubungkan dunia online dan offline dengan cara yang lebih baik dan cerdas, kami melihat peluang untuk mengembangkan Infermove dari Singapura guna melengkapi kemampuan pengiriman pertama dan terakhir mil Grab," kata Grab dalam pernyataannya, dikutip dari Reuters, Kamis, (08/01).
Sayangnya, tidak disampaikan berapa kucuran dana yang digelontorkan Grab untuk mencaplok startup tersebut.
Pengumuman akuisisi ini juga muncul di tengah isu Grab merger dengan GoTo yang masih simpang siur sampai saat ini. Meski keduanya telah membantah, namun isu tersebut terus muncul sepanjang tahun 2025 kemarin.
Terlepas dari itu, Grab sendiri memang tengah melakukan perkembangan habis-habisan di sektor AI. Sebelum mengakuisisi startup robotika AI, Grab juga tengah lebih dulu menggaet WeRide, perusahaan teknologi mobil otonom terkemuka dunia untuk menguji coba kendaraan otonom (AV) untuk layanan publik.
Kerjasama ini akan menghadirkan layanan angkutan umum otonom bernama Ai.R yang sudah dimulai sejak pertengahan Oktober 2025.
Bagi yang belum familiar, kendaraan otonom (AV) atau mobil tanpa pengemudi ini adalah kendaraan yang beroperasi dan mengambil keputusan di jalan tanpa campur tangan manusia.
Mobil canggih ini mengandalkan kombinasi sensor, Kecerdasan Buatan (AI), dan sistem komputer untuk mengenali lingkungan sekitar, mengikuti rambu lalu lintas, dan mengantar penumpang dengan aman.