Hands-on Huawei MatePad Pro Max: Harga Rp26 Juta, AI-nya Bikin Heran

Highlight Artikel
- Huawei MatePad Pro Max dijual mulai Rp19,9 jutaan (256 GB) hingga Rp26,9 jutaan (512 GB).
- Desain sangat tipis (4,7 mm) dan ringan (509 gram) dengan bodi full-metal unibody.
- Ditenagai Kirin T93 Pro (skor AnTuTu 1,73 juta), didukung baterai 10.400 mAh dengan SuperCharge 66W.
- Fitur AI di Huawei Notes (AI Handwriting Enhancement, AI Equation Recognition) dan WPS Office (AI content creation, PDF Summarize).
- Penawaran bundling menarik selama promosi termasuk Huawei M-Pencil Pro, keyboard, mouse, langganan WPS AI, dan perpanjangan garansi.
Uzone.id - Huawei bawa tablet dengan harga paling mahalnya ke Indonesia, yakni MatePad Pro Max. Huawei MatePad Pro Max dijual dengan harga mulai Rp19,9 jutaan untuk versi 256 GB dan Rp26,9 jutaan untuk model 512 GB yang jadi varian dengan spesifikasi tertinggi.
Dengan harga segitu, bukan soal mendang-mending lagi, tapi lebih ke fungsi dan fitur yang disuguhkan oleh tablet ini. Apalagi, Huawei memosisikan MatePad Pro Max sebagai tablet buat kerja, tablet yang suguhkan fitur AI buat para profesional, serta tablet berlayar besar dan enteng yang kasih pengalaman mirip laptop Windows.Desain Huawei MatePad Pro Max
Mari bahas soal desainnya dulu, salah satu hal yang buat kami senang dengan tablet ini. Huawei MatePad Pro Max bawa layar yang besar, bentangannya 13,2 inci dengan kamera selfie 12 MP di bagian atasnya (bila diposisikan landscape). Ukuran segini, mustahil juga kalau menyebut tablet ini gampang dan nyaman dipegang dengan satu tangan.
Posisi paling ideal dari Huawei MatePad Pro Max adalah diletakkan di atas meja, baik menggunakan folio cover maupun Huawei Glide Keyboard. Lagian, bila kalian beli versi 256 GB akan langsung mendapatkan folio cover dan saat membeli varian 512 GB, Huawei Glide Keyboard pun bisa didapatkan secara gratis selama periode promosi.
Begitu dipasangkan dengan keyboard, tampilannya memang lebih mirip laptop 13 inci yang punya form factor tipis, ketimbang tablet biasa.
Dari tadi kami bilang tipis dan enteng terus, memang seberapa ringkas sih?
Ketebalan bodi Huawei MatePad Pro Max cuma 4,7 mm yang bahkan lebih tipis dari iPhone Air. Malah, tebalnya cuma beda tipis dari Huawei Mate X7 saat dibuka (4,5 mm). Bobotnya pun 509 gram, jadi masih ringan banget buat dibawa bepergian.
Meski tipis, gak berarti tablet ini ringkih—gampang bengkok. Bodinya menggunakan full-metal unibody yang dipadukan dengan Cloud Falcon Architecture. Kombinasi ini diklaim dapat mempertahankan struktur bodi tablet, meski dimensinya dibuat sangat tipis.
Soal desain, sebenarnya tak ada cela. Huawei sendiri kasih dua varian warna, Blue khusus untuk varian 512 GB dan Space Grey untuk model penyimpanan 256 GB. Warna-warna ini diberikan sentuhan akhir yang cukup mengilap saat terkena cahaya.
Desainnya lumayan dibuat standout juga berkat modul kamera berbentuk lingkaran yang memuat sensor 50 MP. Kemudian ada Pogo Pin juga untuk menyambungkan tablet ke Huawei Glide Keyboard.
Kalau diposisikan landscape, di sisi kiri ada tombol Power dengan dua lubang speaker. Di sisi atas, ada tombol Volume dan area magnetik untuk mengisi daya Huawei M-Pencil Pro.
Layar OLED 13,2 inci berlapis PaperMatte
Layar juga menjadi kelebihan lain dari Huawei MatePad Pro Max. Bukan soal besar, tapi jenis panel yang digunakannya memang berkualitas tinggi.
Huawei MatePad Pro Max menggunakan panel Flexible OLED PaperMatte yang suguhkan resolusi 3.000 x 2.000 piksel. Refresh rate-nya bisa disetel di mode 144Hz, kemudian tingkat kecerahan layarnya pun mencapai 1.600 nits.
Layar 13,2 inci-nya juga dikelilingi bezel super tipis dengan ketebalan hanya 3,55 mm, sehingga rasio layar terhadap bodinya bisa mencapai 94 persen.
Sesuai namanya, PaperMatte Display dirancang untuk mengurangi pantulan cahaya, efek silau, dan kilauan pada permukaan layar. Karakter layarnya memang berbeda dibanding panel tablet pada umumnya yang cenderung mengilap.
Tapi memang, kebetulan saat kami hands-on, pantulan cahaya lampu di ruangan terasa menyorot sekali. Namun ketika terkena layar Huawei MatePad Pro Max, konten yang ditampilkan tetap terlihat dengan sangat baik.
Pantulan dari lampu ruangan tidak terlalu mengganggu, sementara permukaan layar terasa sedikit bertekstur saat disentuh menggunakan Huawei M-Pencil Pro. Sensasinya dibuat mendekati menulis atau menggambar di atas kertas, bukan menggoreskan stylus pada kaca yang licin.
Layarnya juga telah mengantongi sertifikasi TÜV Rheinland Full Care Display 5.0. Huawei menyebut panel ini lebih nyaman digunakan dalam durasi panjang, baik untuk membaca, bekerja, maupun menggambar.
Performa dan Fitur Unggulan
Kalau bicara performa, spesifikasi yang diusung Huawei MatePad Pro Max tak bisa dibilang pelan. Tenaga yang dihasilkan Kirin T93 Pro dengan CPU 9-core kasih pengalaman tanpa lag buat membuka banyak aplikasi, atau mengakses banyak aplikasi sekaligus dalam satu layar.
Toh, diuji di AnTuTu Benchmark pun, skornya tembus 1,73 juta poin. Skor segini, kalau dibandingkan secara kasar dengan tablet maupun smartphone Android, sudah masuk kelas chipset flagship seperti Snapdragon 8 Gen 2 atau Dimensity 9200.
Memang bukan lagi yang terkencang untuk standar 2026, tetapi tenaganya masih lebih dari cukup untuk kerja, multitasking, sampai mengedit konten.
Huawei MatePad Pro Max juga ditopang baterai 10.400 mAh, baterai yang begitu besar untuk bodi yang setipis 4,7 mm. Baterai ini bisa diisi dengan SuperCharge 66W dan bisa dijadikan power bank dadakan juga dengan output maksimal 40W.
Huawei MatePad Pro Max berjalan di HarmonyOS 4.3, yang tentu saja tidak ada Google Mobile Service (GMS) di sini. Untuk install aplikasi, perlu masuk ke AppGallery atau mencarinya melalui fitur Petal Search.
Bicara fitur, ada Live-Multitask yang memungkinkan pengguna menampilkan sampai tiga jendela aplikasi secara bersamaan dalam satu layar. Pengguna juga bisa mengatur jendela aplikasi layaknya di komputer, semuanya dapat dengan mudah diatur lewat sentuhan pada layar atau menggunakan touchpad pada Huawei Glide Keyboard.
Huawei pun menyertakan fitur berbasis AI pada aplikasi bawaannya, yakni Huawei Notes. Ada beberapa kemampuan AI, salah satunya AI Handwriting Enhancement untuk merapikan tulisan tangan yang dibuat menggunakan M-Pencil Pro.
Ada pula AI Equation Recognition and Calculation. Fitur ini dapat mengenali persamaan matematika yang ditulis tangan, lalu membantu menghitung hasilnya.
GoPaint juga ditingkatkan kemampuannya dengan Intelligent Colour Card yang dapat mengambil warna dari sebuah foto, kemudian mengubahnya menjadi palet khusus.
Fitur AI Terlengkap di WPS Office
Anehnya, fitur AI terlengkap disediakan WPS Office
Ini yang lumayan membingungkan. Ketika Huawei menyebut fitur AI, kami mengira fitur tersebut memang disediakan oleh HarmonyOS—fitur bawaan OS—seperti tablet Android keluaran Samsung, Xiaomi, dan lainnya. Tapi ini beda. Fitur AI terlengkap dan paling menarik justru disediakan WPS Office.
Huawei mengandalkan PC-level WPS Office sebagai salah satu fitur utama MatePad Pro Max. Tampilannya dibuat mendekati WPS Office versi desktop, termasuk susunan menu dan toolbar yang lebih lengkap. Standar lah ya, mirip Microsoft Office, bisa mengedit dokumen, mengolah spreadsheet, membaca PDF, sampai menyusun presentasi.
Nah, ada beberapa fitur AI yang memang menarik. Buat dokumen saja, pengguna bisa bikin artikel atau catatan apapun dengan bantuan AI. Caranya, hanya menekan tombol Ctrl dua kali, kemudian masukkan prompt sesuai keinginan. Prompt-nya sendiri bisa pakai Bahasa Indonesia.
Malah, untuk presentasi saja, pengguna bisa meminta AI untuk membuat slide presentasi hanya lewat prompt. Bisa juga ditambahkan dengan materi tambahan untuk melengkapi isinya.
Sementara fitur lainnya, ada PDF Summarize untuk mengambil poin penting dari dokumen PDF yang panjang. Fitur ini dapat digunakan ketika pengguna perlu memahami isi laporan atau kontrak tanpa membaca seluruh halaman satu per satu.
Ya, hal yang membuat kami bingung adalah, WPS Office sendiri aplikasi pihak ketiga yang berarti, fitur ini bisa saja tidak eksklusif untuk Huawei MatePad Pro Max. Mungkin saja, fitur-fitur WPS AI ini bisa didapatkan pada tablet lain yang mendapatkan akses ke PC-level WPS Office juga.
Harga dan Ketersediaan
Huawei MatePad Pro Max mulai dijual di Indonesia pada 22 Juli 2026 melalui Huawei Store, Huawei Authorized Experience Store, serta sejumlah platform e-commerce.
Berikut harga Huawei MatePad Pro Max di Indonesia:
- Huawei MatePad Pro Max 12 GB/256 GB dengan warna Space Grey: Rp19.999.000
- Huawei MatePad Pro Max 12 GB/512 GB Blue: Rp26.999.000
Selama periode promosi pada 22 Juli sampai 21 Agustus 2026, konsumen berkesempatan mendapatkan benefit dengan total nilai hingga Rp11,5 juta.
Benefit tersebut mencakup Huawei M-Pencil Pro, Huawei Bluetooth Mouse, langganan PC-level WPS AI selama satu tahun senilai Rp1,9 juta, perpanjangan garansi selama satu tahun, serta layanan perbaikan layar PaperMatte sebanyak dua kali dalam setahun.
Pembeli varian RAM 12 GB dengan penyimpanan 512 GB juga berkesempatan memperoleh Huawei Glide Keyboard. Sementara pembelian varian 12 GB/256 GB akan mendapatkan MatePad Pro Max Folio Cover.
FAQ Artikel
Berapa harga Huawei MatePad Pro Max di Indonesia?
Huawei MatePad Pro Max dijual mulai Rp19.999.000 untuk versi 12 GB/256 GB (Space Grey) dan Rp26.999.000 untuk versi 12 GB/512 GB (Blue).
Apa saja keunggulan desain Huawei MatePad Pro Max?
Tablet ini memiliki desain ultra-tipis 4,7 mm dan ringan 509 gram, menggunakan bodi full-metal unibody dengan Cloud Falcon Architecture untuk ketahanan. Tersedia dalam warna Space Grey dan Blue.
Bagaimana kualitas layar Huawei MatePad Pro Max?
Layar Flexible OLED PaperMatte 13,2 inci menawarkan resolusi 3.000 x 2.000 piksel, refresh rate 144Hz, dan kecerahan 1.600 nits. Layar ini dirancang untuk mengurangi pantulan cahaya dan memberikan sensasi menulis seperti di kertas.
Fitur AI apa saja yang ditawarkan oleh tablet ini?
Fitur AI tersedia di Huawei Notes, seperti AI Handwriting Enhancement dan AI Equation Recognition. Fitur AI terlengkap ada di WPS Office, termasuk pembuatan artikel/presentasi dari prompt dan PDF Summarize.
Apakah Huawei MatePad Pro Max mendukung Google Mobile Service (GMS)?
Tidak, Huawei MatePad Pro Max berjalan di HarmonyOS 4.3 dan tidak memiliki Google Mobile Service (GMS). Pengguna dapat mengunduh aplikasi melalui AppGallery atau Petal Search.
Apa saja benefit promosi yang didapatkan saat membeli Huawei MatePad Pro Max?
Selama periode promosi (22 Juli - 21 Agustus 2026), konsumen bisa mendapatkan Huawei M-Pencil Pro, Huawei Bluetooth Mouse, langganan WPS AI, perpanjangan garansi, dan layanan perbaikan layar PaperMatte. Varian 512 GB juga mendapat Huawei Glide Keyboard, dan varian 256 GB mendapat Folio Cover.


.jpg%3Fdownload%3Dfalse%26amp%3Bresolution%3DHD&w=256&q=75)
