
-
Hanifan Yudani Kusumah mengungkap alasan memeluk Presiden Joko Widodo dan Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia Prabowo Subianto secara bersamaan usai memastikan medali emas kelas C putra 55-60kg Asian Games 2018.
Lewat pelukannya, Hanifan ingin memberi tahu masyarakat Indonesia bahwa tidak ada masalah apapun di antara Jokowi dan Prabowo yang merupakan calon Presiden 2019.
|
Hanifan Yudani Kusumah meraih medali emas silat Asian Games 2018 di kelas C putra 55-60 kilogram. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
|
Sebagai cabang olahraga asli Indonesia, Hanifan berharap pencak silat bisa mempererat persatuan dan perbedaan yang ada di Indonesia. Ia juga ingin menyampaikan pesan bahwa Indonesia adalah negara yang tentram, aman, dan damai.
Sebelumnya, pesilat 20 tahun itu merayakan kemenangan dengan memeluk beberapa tamu penting di bangkku VVIP, termasuk Jokowi dan Prabowo. Setelah berpelukan dengan Prabowo dan mendapat tepuk tangan dari Jokowi, Hanifan kemudian turut merangkul Jokowi hingga ketiga orang tersebut berpelukan bersama dengan bendera Merah Putih berada di antara mereka.
Para penonton yang memadati venue cabang pencak silat berteriak antusias menyaksikan momen langka Jokowi dan Prabowo berpelukan.
"Kita harus bersih, jaga sportivitas juga. Jangan terpecah belah. Jokowi dan Prabowo sama-sama orang hebat untuk Indonesia," ungkap Hanifan.