
Uzone.id - Mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) hari ini menyeleggarakan demo. Dari lima tuntutan Demo BEM UI hari ini, salah satunya terkait harga BBM yang baru saja naik.
Aksi yang digelar BEM UI diikuti oleh seluruh fakultas, bahkan mahasiswa dari Universitas pembangunan Nasional (UPN) Veteran Jakarta dan Institut Pertanian Bogor (IPB) juga turut turun ke jalan menyuarakan aspirasinya.Ketua BEM Fakultas Hukum UI, Anandaku Dimas Rumi Chattaristo mengaku mahasiswa mengajukan lima tuntutan yang merupakan hasil dari seluruh BEM fakultas di lingkungan UI.
"Jadi ada lima pokok tuntutan kami besok. Sudah dirangkum berdasarkan konsolidasi BEM seluruh fakultas di UI," ujar Dimas dikutip dari Kompas.
Salah satu dari lima tuntutan demo BEM UI adalah poin kedua yakni menurunkan harga kebutuhan pokok dan bahan bakar minyak (BBM).
Seperti diketahui, beberapa hari kemarin Pertamina meningkatkan harga BBM untuk jenis Pertamax 92 dan Pertamax Green 95.
Pertamax 92 mendapatkan penyesuaian hampir Rp4000, dari semula Rp12.300 per liter menjadi Rp16.250 per liter.
Sementara kenaikan paling besar terjadi pada Pertamax Green 95, mencapai Rp4.100, dari sebelumnya Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.
Sementara harga produk BBM non-subsidi lainnya tetap stabil, Pertamax Turbo dengan RON 98 tetap dipasarkan seharga Rp20.750 per liter. Begitu pula dengan kategori Dex Series, di mana Dexlite (CN 51) tetap dijual Rp23.000 per liter dan Pertamina Dex (CN 53) tidak mengalami perubahan harga, yakni tetap Rp24.800 per liter.
Untuk kategori BBM bersubsidi, harga Pertalite masih dipatok pada angka Rp10.000 per liter, sementara Biosolar tetap tersedia dengan harga Rp6.800 per liter.
Sebagai tambahan informasi, demo yang dilakukan oleh BEM UI juga menuntut empat hal lainnya dari pemerintah.
Berikut lima tuntutan demo BEM UI: