
Uzone.id - Harga minyak dunia yang sedang menurun, membuat publik bertanya-tanya apakah harga BBM di Indonesia akan ikutan turun. Pertanyaan ini pun direspon oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia.
Bahlil mengatakan, Kementerian ESDM akan terus melihat perkembangan harga minyak dunia secara menyeluruh. Namun hingga saat ini belum bisa dipastikan dampaknya terhadap banderol Pertamax cs."Kita lihat saja (nanti)," ujar Bahlil saat ditanya awak media di Gedung DPR RI, dikutip oleh Uzone.id.
Bahlil berkilah saat minyak dunia naik beberapa bulan lalu, Pertamina tidak menaikkan harga BBM mereka.
"Teman-teman juga harus fair dong. Pada saat harga minyak lagi naik dua bulan lebih, hampir tiga bulan kan (harga Pertamax) enggak kita naikkan," lanjutnya.
Beberapa minggu lalu, memang kondisi harga BBM nonsubsidi mengalami kenaikan imbas dinamika geopolitik global, terutama konflik Amerika Serikat dengan Iran yang berdampak pada penutupan Selat Hormuz.
Bahlil mengatakan, saat harga minyak dunia melonjak, pemerintah berhasil menahan harga BBM nonsubsidi agar tidak naik.
"Masa baru naik dua minggu hampir tiga minggu ya? Teman-teman sudah tanya itu, kenapa waktu kemarin kok tidak tanya nggak diturunkan?" ketusnya.
Harga BBM Pertamina saat ini masih belum mengalami perubahan usai penyesuaian yang terjadi terakhir kali pada 10 Juni 2026 kemarin.
Per 10 Juni 2026, harga BBM nonsubsidi seperti Pertamax dan Pertamax Green 95 mengalami perubahan.
Pertamax dari yang sebelumnya Rp12.300 per liter, naik jadi Rp16.250 per liter. Kemudian Pertamax Green 95 yang sebelumnya dibanderol Rp13.000 per liter menjadi Rp17.000 per liter.
Sementara BBM nonsubsidi jenis lain seperti Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertamina Dex telah mengalami kenaikan sejak lama. Sehingga tidak mengalami kenaikan per 10 Juni kemarin.
Begitu juga BBM subsidi seperti Pertalite dan Biosolar yang belum mengalami perubahan harga.
Perlu diketahui, Pertamina kerap melakukan penyesuaian harga BBM setiap tanggal 1. Tak heran dengan ramainya berita mengenai harga minyak dunia sedang turun di level USD69,23 hingga USD72,40 per barel, membuat publik berharap adanya penurunan harga BBM pada 1 Juli 2026 besok.