Hari Dunia Menentang Pekerja Anak
Kegiatan yang melibatkan anak-anak ini pun beragam mulai dari meminta-minta, prostitusi, tentara anak, jual beli anak, pornografi, sampai perdagangan obat,

Sejak 2002, tanggal 12 Juni diperingati sebagai hari menentang pekerja anak. Peringatan ini diinisiasi oleh organisasi buruh internasional (ILO) karena banyaknya anak-anak di bawah umur yang harus bekerja mencari uang di banyak negara.
Menurut ILO, yang dikatekorigan sebagai pekerja anak adalah kegiatan yang dilakukan oleh anak-anak yang membahayakan mereka secara mental, fisik, sosial dan moral hingga membuat mereka tidak bisa pergi ke sekolah.Kegiatan yang melibatkan anak-anak ini pun beragam mulai dari meminta-minta, prostitusi, tentara anak, jual beli anak, pornografi, sampai perdagangan obat-obatan terlarang.
Di Indonesia sendiri, pekerja anak banyak terdapat di industri rokok. Menurut data dari ILO, ribuan anak di Indonesia mulai dari 8 tahun banyak yang bekerja di kebun tembakau yang merupakan bahan baku rokok.
Pengelolaan tembakau sangat banyak membutuhkan tenaga kerja, sehingga anak-anak sering dipekerjakan. Dan hal ini sangat berbahaya karena dapat berdampak pada kesehatan anak-anak, termasuk keracunan nikotin.
Wah, jadi mikir-mikir lagi ya jika mau membeli rokok.
Sumber gambar: TF Live.