Hati-hati Situs Palsu Jual iPhone Duo, Isi Rekening Bisa Dikuras
Penipu online menyasar calon pembeli iPhone Duo via situs palsu, menawarkan diskon besar atau pre-order fiktif. Selalu beli di toko resmi dan periksa URL.

Highlight Artikel
- Penipu online memanfaatkan kehadiran iPhone Duo dengan membuat situs palsu yang menawarkan diskon tinggi hingga 25% dan pre-order fiktif.
- Kaspersky menemukan modus penipuan ini mencakup situs yang menyerupai Apple resmi dan halaman multibahasa, dengan trik menciptakan kesan flash sale.
- Situs palsu meminta informasi kontak dan alamat pengiriman, namun menunda permintaan informasi pembayaran kartu untuk menghindari kecurigaan.
- Untuk menghindari penipuan, selalu beli produk dari toko atau penjual resmi/terpercaya, waspadai diskon besar yang tidak wajar, dan periksa alamat URL situs.
Uzone.id — Kehadiran
smartphone terbaru iPhone Duo dimanfaatkan penipu online untuk menjebak calon
pembeli mereka dengan membuat situs-situs palsu yang sekilas mirip dengan situs
resmi.
Salah satu cara untuk menggaet korbannya adalah dengan
menawarkan diskon tinggi hingga 25 persen untuk setiap pembelian dan juga
pre-order.
Pakar keamanan siber Kaspersky menemukan sejumlah upaya
penipuan yang menyasar calon pembeli di berbagai negara. Modusnya beragam,
mulai dari menawarkan harga murah hingga meminta nomor telepon dan alamat email
untuk mengecek ketersediaan produk.
“Bagi pelaku penipuan, pembeli perangkat unggulan adalah
target yang sangat menguntungkan—mereka adalah orang yang memang sudah bersedia
mengeluarkan banyak uang, sehingga lebih mungkin untuk membagikan data pribadi
atau informasi pembayaran,” kata Olga Altukhova, Analis Konten Web Senior,
Kaspersky.
Ia melanjutkan, “Itulah sebabnya penawaran diskon tidak resmi, sistem pemesanan awal (pre-order), atau layanan ‘cek ketersediaan’ harus diwaspadai sebagai tanda bahaya.”
Salah satu situs palsu yang ditemukan Kaspersky yaitu
menggunakan bahasa Inggris dan tampilan yang menyerupai situs resmi Apple.
Situs tersebut menawarkan diskon 25 persen dengan memberikan waktu hanya 30
menit untuk mendapatkan diskon tersebut.
Trik ini digunakan untuk menciptakan kesan bahwa penawaran
akan segera berakhir atau flash sale sehingga calon pembeli panik dan
langsung mengambil keputusan.
Saat melakukan pemesanan, pengunjung diminta memasukkan
informasi kontak dan alamat pengiriman. Situs tersebut tidak langsung meminta
informasi kartu pembayaran, tetapi menyatakan bahwa seorang manajer akan
menghubungi calon pembeli untuk membahas pengiriman dan pembayaran.
Selain situs berbahasa Inggris, Kaspersky menemukan halaman
palsu multibahasa yang menawarkan pemesanan awal atau pre-order iPhone Duo.
Situs tersebut menampilkan informasi mengenai fitur perangkat dan memungkinkan pengunjung memilih bahasa serta mata uang untuk bertransaksi. Agar terlihat meyakinkan, pengelola situs mengklaim pengunjung akan diarahkan ke situs resmi Apple, padahal kenyataannya tidak demikian.
Penipu juga menyasar pengguna berbahasa Portugis. Dalam
modus ini, calon pembeli diminta memberikan nomor telepon yang terhubung dengan
WhatsApp dan alamat email untuk memeriksa ketersediaan produk.
Untuk menghindari penipuan ini, pastikan kalian membeli
produk melalui toko resmi atau penjual terpercaya. Jangan langsung percaya pada
penawaran diskon besar, terutama jika harga yang ditawarkan jauh lebih murah
dari biasanya.
Periksa alamat situs sebelum memasukkan data pribadi.
Perhatikan ejaan nama perusahaan dan format URL untuk memastikan situs tersebut
benar-benar milik pihak yang diklaim.
Jangan lupa untuk melindungi informasi pembayaran saat
bertransaksi dengan memanfaatkan kartu virtual atau metode pembayaran yang
memiliki perlindungan tambahan.
FAQ Artikel
Apa modus penipuan iPhone Duo yang ditemukan oleh Kaspersky?
Modus penipuan meliputi penawaran diskon tinggi hingga 25%, sistem pre-order tidak resmi, dan permintaan nomor telepon atau alamat email untuk mengecek ketersediaan produk melalui situs palsu.
Bagaimana penipu menciptakan kesan mendesak agar calon pembeli cepat bertransaksi?
Penipu menciptakan kesan 'flash sale' atau penawaran terbatas dengan memberikan batas waktu singkat, misalnya 30 menit, agar calon pembeli panik dan segera membuat keputusan pembelian.
Informasi pribadi apa yang sering diminta oleh situs penipuan?
Situs palsu umumnya meminta informasi kontak, alamat pengiriman, nomor telepon yang terhubung dengan WhatsApp, dan alamat email. Permintaan informasi kartu pembayaran seringkali ditunda.
Bagaimana cara terbaik untuk menghindari penipuan pembelian iPhone Duo?
Pastikan membeli produk hanya melalui toko resmi atau penjual terpercaya, waspadai penawaran diskon besar yang tidak wajar, periksa alamat situs (URL) dengan teliti, dan lindungi informasi pembayaran dengan kartu virtual atau metode pembayaran yang aman.
Vina Insyani
Jurnalis

