icon-category Health

Hati - hati, Jangan Sembarang Membersihkan Luka Menggunakan Alkohol

  • 07 Sep 2018 WIB
  • Bagikan :

    Adegan - adegan dalam film aksi barat sedikit banyak memengaruhi keyakinan bahwa luka berdarah baik untuk dibersihkan menggunakan alkohol. Saat luka masih menganga dan bahkan mengucurkan darah, tinggal guyur dengan alkohol, lalu tutup lukanya rapat - rapat, beres. 

    Well, tentu kita juga tahu, bahwa dalam adegan semacam itu, selalu terlihat aktornya memperlihatkan ekspresi kesakitan karena rasa perih yang teramat sangat saat alkohol diguyurkan ke lukanya. Lantas, apakah membersihkan luka harus selalu perih dan sesakit itu? Dokter Adisaputra Ramadhinara, dokter spesialis luka pertama dan satu - satunya di Indonesia mantap menyebut tidak. 

    Dijelaskan dokter Adi, bahwa di rumah sakit saja, alkohol tidak digunakan untuk membersihkan luka. Melainkan obat pembersih luka yang mengandung Polyhexadine (PHMB), yang tidak hanya tak menyebabkan perih, tapi juga tidak berwarna dan tidak berbau. Ditekankan olehnya lagi, bahwa perlu diperhatikan juga, bahwa obat pembersih luka itu adalah antiseptik, bukan disinfektan yang salah satunya alkohol. 

    "Alkohol bagus digunakan untuk membersihkan peralatan medis, tapi tidak untuk membersihkan luka," tegas dokter Adi, dalam acara peluncuran Hansaplast Spray Antiseptik di Jakarta, Rabu (5/9). "Selain menyebabkan perih, membersihkan luka menggunakan alkohol bisa menyebabkan rusaknya jaringan kulit," tambahnya. 

    Andai di rumah Anda belum siap sedia antiseptik dengan kandungan PHMB sebagai pertolongan pertama luka, sebaik - baiknya cukup gunakan air bersih untuk membersihkan luka dari kotoran sebelum kemudian ditutup dengan kain kassa atau plester. 

    "Jangan juga mencoba - coba dengan bahan lain (bahan dapur atau sebagainya) yang secara medis tidak dianjurkan," pungkasnya.  

    (wida / wida)

    Cek informasi menarik lainnya di Google News

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini