icon-category Sport

Hendro Kartiko 'Telanjangi' Kelebihan dan Kekurangan Teja Paku Alam

  • 18 Nov 2016 WIB
  • Bagikan :

    SURABAYA, JUARA.net - Nama Teja Paku Alam melambung menyusul kesuksesannya menembus tim utama Sriwijaya FC di ajang Torabika Soccer Championship (TSC) 2016. Terlebih, saat ini Teja juga menyandang status kiper tim nasional Indonesia di Piala AFF 2016.

    Berbicara tentang Teja tentu tak bisa lepas dari sosok Hendro Kartiko. Kiper tim nasional Indonesia tahun 2000-an yang kini menjadi pelatih kiper Sriwijaya. Hendro lah yang sehari-hari melatih Teja.

    Sebagai pelatih, Hendro tahu betul kelemahan dan kelebihan Teja di bawah. Ia juga tak segan untuk 'menelanjangi' kiper berusia 22 tahun.

    "Teja itu titik lemahnya mungkin komunikasi dengan pemain belakang. Perihal aspek tersebut, ia masih kurang dan harus segera diperbaiki," ulas Hendro mengkritisi Teja.

    Komunikasi kiper dengan para bek memang bukan hal mudah. Jam terbang sangat menentukan. Selain itu, juga dibutuhkan kemampuan ekstra untuk bisa membaca permainan lawan.

    Sementara, soal kelebihan, Hendro menyebut Teja seorang yang pantang menyerah. Jebolan Sriwijaya U-21 ini tak pernah mau kalah dalam pertandingan maupun di sesi latihan. Ia selalu berupaya agar gawangnya tidak kebobolan.



    Selain itu, Hendro juga menyebut Teja punya penempatan posisi yang bagus.

    "Teja punya penempatan posisi yang bagus. Lalu dia juga punya reflek yang bagus. Tapi untuk reflek ini harus terus disertai latihan. Karena kalau tidak dilatih pasti akan hilang releknya," ungkap Hendro.

    Hendro yakin Teja sangat layak mendapatkan kesempatan tampil di tim nasional Indonesia. Ia berharap anak didiknya ini tampil di Piala AFF nanti.

    Namun, Hendro tak mau terlalu jauh berharap dan menyerahkan nasib Teja ke tim pelatih Indonesia.

    "Dia layak dapat kesempatan. Tapi tetap semua ada di tangan pelatih. Mereka yang lebih tahu kondisi terkini kesiapan tiga kiper yang ada. Saya yakin pelatih timnas akan membuat pilihan yang terbaik," terang Hendro.

    Teja harus bersaing dengan dua kiper lain yang lebih senior yakni Andritany Adrdiya dan Kurnia Meiga.

    © Juara

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini