
Pada pertengahan 2017 silam, sejumlah paparazi mengambil foto dua pengawal keluar dari apartemen penyanyi Taylor Swift di New York, membawa sebuah tas pakaian berukuran amat besar dan memasukkan ke dalam kendaraan sang bintang.
Foto tersebut kemudian menimbulkan spekulasi bahwa Swift sendiri yang berada di dalamnya, menilik kehati-hatian cara kedua pengawal memperlakukan tas besar yang terlihat berat itu.
[Gambas:Twitter]
Rumor ini segera menyebar sangat cepat, tanpa ada konfirmasi apapun dari pihak terkait sampai hari ini.
Menurut penyanyi yang juga lihai bermain gitar tersebut, kegiatan paparazi bahkan sampai mengganggu tidurnya dan menyebabkan kegelisahan (anxiety).
"Oh Tuhan, ya, mimpi-mimpi itu dan juga realitanya, bahkan ketika saya tidak sedang bermimpi, semuanya membuat saya gelisah," kata Swift kepada Capital FM pada 2014 silam, dilansir dari Ace Showbiz.
"Saya pernah bermimpi, setiap waktu dikejar paparazi. Ada malam-malam saya bermimpi tentang mereka (paparazi) di kamar tidur, mengambil foto saya sedang tidur!" lanjutnya.
"Saya menemukan diri saya tersenyum dalam tidur, karena saya pikir ada orang-orang di dalam kamar, memotret saya. Bukan tersenyum karena bahagia, saya tersenyum karena saya pikir orang memfoto saya," ungkap pelantun 'Shake It Off' itu.