
Presiden Prancis Francois Hollande bertemu dengan pemimpin gerakan oposisi terbesar Kolombia, FARC, Selasa (24/1). Hollande ditemani oleh Presiden Kolombia Juan Manuel Santos ke kamp pedesaan di sisi barat.
Hollande menawarkan bantuan untuk program pembersihan ranjau dan pencarian orang hilang. Selama ini, Prancis berkontribusi 20 persen dari pendanaan Uni Eropa untuk membantu proses damai Kolombia.
Pemerintah Santos dan FARC menandatangani perjanjian damai November bulan lalu dan secara resmi mengakhiri konflik. Hollande menjadi Presiden Prancis pertama yang mengunjungi Kolombia sejak hampir 30 tahun lalu.
Ia mengekspresikan dukungannya pada kesepakatan damai. Ia juga menyebutnya model penyelesaian konflik di seluruh dunia. Hollande bertemu dengan sejumlah pemimpin lembaga di Kolombia, termasuk ketua misi observasi PBB di Kolombia, Jean Arnauld dan pemimpin FARC Pablo Catatumbo.