Home
/
Automotive

Honda Digugat Konsumen Terkait Fitur Keselamatan

Honda digugat di AS atas malfungsi sensor kamera depan Honda Sensing, diduga mengabaikan masalah hingga membebani konsumen perbaikan mahal.

Honda Digugat Konsumen Terkait Fitur Keselamatan

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Honda digugat di AS karena malfungsi sensor kamera depan sistem keselamatan Honda Sensing.
  • Honda diduga mengetahui adanya kecacatan pada sistem namun tidak melakukan tindakan perbaikan yang diperlukan.
  • Konsumen harus mengeluarkan biaya besar (sekitar Rp53,3 juta) untuk perbaikan tanpa jaminan masalah tidak kambuh.
  • Beberapa model Honda yang terdampak meliputi Odyssey, Pilot, Civic, HR-V, dan Clarity dari berbagai tahun produksi.

Uzone.id - Produsen otomotif asal Jepang, Honda, kini tengah menghadapi gugatan hukum dari sejumlah konsumen di Virginia, Amerika Serikat. 

Permasalahan ini mencuat akibat gangguan pada sensor kamera depan yang merupakan komponen vital dari sistem keselamatan Honda Sensing. 



Laporan yang muncul menyebutkan bahwa Honda diduga telah mengetahui adanya kecacatan pada sistem tersebut, namun tidak mengambil tindakan perbaikan yang diperlukan untuk mengatasi masalah yang dihadapi para penggunanya.

Permasalahan Sistem Honda Sensing

Sistem Honda Sensing sendiri sebenarnya dirancang sebagai fitur keselamatan canggih yang menggunakan kamera di balik kaca depan. 

Teknologi ini berfungsi untuk mendeteksi potensi bahaya di jalan raya, menjaga posisi kendaraan tetap di lajur, hingga membantu memitigasi risiko terjadinya tabrakan. 

Namun, kenyataan di lapangan berkata lain. Sistem yang diandalkan tersebut dilaporkan sering mengalami malfungsi, memunculkan rentetan pesan peringatan, bahkan tidak jarang berujung pada kegagalan sistem secara total.

Dampak dan Biaya Perbaikan

Salah satu konsumen yang menjadi penggugat dalam kasus ini menceritakan pengalaman pahitnya terkait kendaraan Honda Clarity tahun 2019 miliknya. 

"Sejak Desember lalu, saya terus-menerus menerima pesan peringatan mengenai fungsi Honda Sensing," ujarnya mengungkapkan kekecewaannya, dikutip dari Carscoop

Demi mengatasi masalah tersebut, ia harus merogoh kocek yang cukup dalam, yakni sekitar 3.000 dolar AS atau setara dengan Rp53,3 juta untuk biaya perbaikan kamera dan sistem keselamatan. 

Ironisnya, setelah membayar mahal untuk perbaikan tersebut, tidak ada jaminan bahwa masalah yang sama tidak akan kembali terjadi di kemudian hari.

Model Kendaraan yang Terdampak

Masalah teknis ini ternyata tidak hanya menimpa satu model kendaraan saja. Gugatan tersebut mengungkap daftar panjang model Honda yang mengalami kendala serupa. 

Model yang teridentifikasi terdampak meliputi Honda Odyssey tahun produksi 2018 hingga 2025, Honda Pilot tahun 2018 hingga 2025, serta Honda Civic edisi 2022 hingga 2025. 

Selain itu, Honda HR-V produksi tahun 2023 hingga 2025, Honda HR-V tahun 2018 hingga 2025, serta Honda Clarity juga turut disebut dalam dokumen gugatan.

Proses Hukum dan Gugatan Serupa

Proses hukum ini telah didaftarkan secara resmi di Pengadilan Distrik AS untuk wilayah Distrik Pusat California. 



Gugatan ini dilayangkan kurang dari dua bulan setelah adanya aksi hukum serupa dari kelompok konsumen terpisah yang juga mengeluhkan masalah teknis pada fitur keselamatan Honda. 

Dalam gugatan kelompok tersebut, lima penggugat mengklaim telah mengalami berbagai gangguan sistem, mulai dari kendala pada sistem penahan rem, masalah kontrol jelajah adaptif, hingga kegagalan fungsi pada sistem mitigasi keluar jalur.

FAQ Artikel

Apa masalah utama yang dihadapi Honda di Amerika Serikat?

Honda menghadapi gugatan hukum dari konsumen di Virginia, AS, terkait malfungsi sensor kamera depan pada sistem keselamatan Honda Sensing.

Apa itu sistem Honda Sensing?

Honda Sensing adalah fitur keselamatan canggih yang menggunakan kamera di balik kaca depan untuk mendeteksi potensi bahaya, menjaga posisi kendaraan di lajur, dan membantu mitigasi tabrakan.

Model Honda apa saja yang teridentifikasi terdampak masalah ini?

Model yang terdampak meliputi Honda Odyssey (2018-2025), Honda Pilot (2018-2025), Honda Civic (2022-2025), Honda HR-V (2018-2025 dan 2023-2025), serta Honda Clarity.

Berapa perkiraan biaya perbaikan yang ditanggung konsumen?

Salah satu konsumen menggugat dengan klaim biaya perbaikan mencapai sekitar 3.000 dolar AS, atau setara dengan Rp53,3 juta.

Bagja Pratama

Jurnalis

Lihat semua artikel →
populerRelated Article