Home
/
Automotive

Honda NX500 Pakai E-Clutch, Apa Bedanya Sama Quickshifter dan DCT?

Honda NX500 hadir dengan E-Clutch, teknologi inovatif untuk pengendara pemula agar lebih fokus di jalan, berbeda dari quickshifter dan transmisi DCT.

Honda NX500 Pakai E-Clutch, Apa Bedanya Sama Quickshifter dan DCT?

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Honda NX500 di segmen motor petualang kelas menengah menggunakan teknologi E-Clutch.
  • E-Clutch dirancang untuk pengendara pemula agar lebih fokus pada kondisi jalan tanpa teralihkan pengoperasian kopling.
  • Pengendara tetap bisa memilih mengoperasikan kopling secara manual pada E-Clutch, berbeda dari kopling motor bebek otomatis.
  • E-Clutch berbeda dari quickshifter yang masih butuh kopling saat berhenti, serta Dual Clutch Transmission (DCT) yang teknologinya lebih tinggi.

Uzone.id - Honda menghadirkan NX500 di segmen motor petualang kelas menengah baru, menariknya tunggangan besi ini menggunakan teknologi E-Clutch. Pertanyaannya apa sih bedanya dengan quickshifter dan dual clutch transmission (DCT)?

Ade Muhajir selaku Technical Training Division PT Astra Honda Motor mengatakan E-Clutch pada Honda NX500 dihadirkan bagi pengendara pemula yang belum lancar mengoperasikan kopling manual.

Di sisi lain, Honda juga menginginkan pengguna NX500 lebih fokus pada kondisi jalan dan lingkungan sekitar daripada teralihkan dengan pengoperasian kopling.



"Honda E-Clutch dikembangkan untuk pengalaman berkendara yang lebih menyenangkan dan mengasyikkan bagi sepeda motor bertransmisi manual. Meningkatkan kualitas pengalaman berkendara di setiap situasi bagi pengendara yang ingin menikmati sepeda motor dengan lebih bebas, dan mendukung gagasan bahwa berkendara sesuai keinginan mereka," ujar Ade di Tangerang, Selasa (4/8).

Menariknya, sebenarnya Honda E-Clutch cukup mirip dengan kopling pada motor bebek yang sudah otomatis. Artinya, pengendara tetap harus menggerakan tuas transmisi tanpa harus menarik tuas kopling.





Tapi tetap terdapat perbedaan, karena pada E-Clutch, pengendara tetap bisa memilih untuk dapat mengoperasikan kopling secara manual. Sementara di motor bebek tidak bisa.

Secara teknis, Honda menambahkan dua motor penggerak tuas kopling di mesin. Ketika E-Clutch aktif, maka dua motor penggerak ini lah yang berfungsi untuk menggantikan pengendara dalam mengoperasikan kopling secara manual.



Dengan demikian, ketika menemukan medan yang sulit, pengendara Honda NX500 dengan E-Clutch bisa fokus pada kondisi jalannya saja. Namun tetap bisa memilih transmisi percepatan ke berapa yang cocok untuk digunakan.

Ade menjelaskan, kalau dibandingkan dengan quickshifter, E-Clutch bisa dibuat sama sekali tidak mengoperasikan kopling.

Sementara quickshifter masih harus mengoperasikan kopling ketika berhenti ataupun saat memasukan percepatan pertama.





"Quickshifter juga diciptakannya dengan tujuan yang berbeda. Biasanya untuk akselerasi yang lebih cepat karena perpindahan transmisi yang singkat," jelas Ade.

Sedangkan pada DCT, merupakan teknologi yang lebih tinggi lagi. Karena di DCT pengendara diberikan pilihan untuk mengoperasikan transmisi secara otomatis ataupun manual.



"Kalau DCT teknologinya lebih tinggi lagi, dia benar-benar pilihan antara otomatis atau manual. Secara teknologi juga benar-benar berbeda," ungkap Ade.

Di DCT biasanya terdapat pilihan transmisi berupa netral (N), mode berkendara otomatis (D atau S), dan mode manual (MT). Selain itu juga tersedia rem parkir atau parking brake untuk mengunci roda saat parkir.

FAQ Artikel

Apa itu Honda E-Clutch pada NX500?

Honda E-Clutch adalah teknologi kopling otomatis pada motor bertransmisi manual yang memungkinkan pengendara tidak perlu menarik tuas kopling saat oper gigi, namun tetap bisa memilih untuk mengoperasikan kopling secara manual.

Mengapa Honda mengembangkan E-Clutch?

Honda mengembangkan E-Clutch untuk membantu pengendara pemula yang belum lancar kopling manual, serta agar pengguna lebih fokus pada kondisi jalan dan lingkungan sekitar daripada teralihkan pengoperasian kopling.

Apa perbedaan E-Clutch dengan quickshifter?

E-Clutch memungkinkan pengendara sama sekali tidak mengoperasikan kopling, bahkan saat berhenti atau memasukkan percepatan pertama. Sedangkan quickshifter masih mengharuskan pengoperasian kopling pada situasi tersebut dan umumnya berfungsi untuk akselerasi lebih cepat.

Apa perbedaan E-Clutch dengan Dual Clutch Transmission (DCT)?

DCT merupakan teknologi transmisi yang lebih tinggi, yang memberikan pilihan penuh antara mengoperasikan transmisi secara otomatis atau manual. Secara teknologi, DCT sangat berbeda dan lebih kompleks dibanding E-Clutch.

Apakah E-Clutch sama dengan kopling motor bebek otomatis?

E-Clutch cukup mirip dengan kopling motor bebek otomatis karena pengendara tetap bisa menggerakkan tuas transmisi tanpa menarik tuas kopling. Namun, E-Clutch memiliki perbedaan karena pengendara tetap bisa memilih untuk mengoperasikan kopling secara manual, fitur yang tidak ada pada motor bebek otomatis.

populerRelated Article