
Uzone.id - Honda Motor Co., Ltd. memamerkan banyak teknologi baru mereka di ajang Japan Mobility Show (JMS) 2025, menariknya salah satu mobil yang dipamerkan ada Brio bertenaga listrik.
Toshihiro Mibe selaku Presiden dan CEO Honda Motor Co., Ltd., menyampaikan visi perusahaannya untuk mewujudkan "joy and freedom of mobility" bagi semua orang lewat teknologi elektrifikasi dan inovasi lintas moda yang berpihak pada manusia."Melalui JMS 2025, honda memperlihatkan bagaimana satu filosofi yang sama - The Power of Dreams - terwujud dalam berbagai bentuk mobilitas masa depan. Mulai dari mobil listrik generasi baru, sepeda motor listrik, mesin laut berperforma tinggi, hingga pesawat, dan roket berkelanjutan, semuanya dikembangkan dengan semangat yang sama: memberikan kebebasan dan kegembiraan bergerak bagi manusia," ujar Toshihiro Mibe dalam keterangan resmi.
Soal teknologi mobil baru di bidang elektrifikasi, Honda memamerkan mobil listrik yang pertama adalah Honda 0 α (alpha).
Honda 0 α adalah SUV listrik konsep generasi baru dari Honda 0 Series yang tampil perdana di dunia dengan filosofi "Thin, Light, and Wise". Model ini diklaim lebih efisien, ringan, dan cerdas dengan desain ramping namun kabinnya tetap lapang.
Rencananya Honda 0 α akan mulai dipasarkan secara global pada tahun 2027 nanti, dimulai dari Jepang dan India terlebih dahulu.
Selain itu, Honda juga memamerkan mobil listrik lain yakni Super-ONE Prototype. Mobil listrik ini tampil dengan dimensi kompak yang sekilas mengingatkan dengan Brio yang dijual di Indonesia saat ini.
Meskipun dari gaya desain berbeda, namun segmennya tentu mirip antara Honda Super-ONE Prototype dengan Brio. Ditambah lagi model ini diklaim punya semangat fun to drive khas Honda di era elektrifikasi.
Honda Super-ONE Prototype ini juga dilengkapi Boost Mode yang menghadirkan akselerasi instan khas mobil listrik dengan simulasi suara mesin. Sehingga menghadirkan pengalaman berkendar ayang emosional dan menyenangkan.
Kabarnya, Honda Super-ONE Prototype akan mulai dijual di Jepang pada tahun 2026 nanti, kemudian pasar lainnya seperti Asia dan Eropa akan menyusul.
Selain dua mobil konsep tersebut, Honda juga memamerkan Prelude terbaru yang menjadi simbol semangat olahraga di tubuh Honda.
Honda Prelude yang dikenal sebagai mobil JDM legendaris ini, hadir di versi terbarunya dengan pengembangan tekologi pengendalian presisi khas Honda.
Honda seperti ingin menunjukkan kalau elektrifikasi tidak menghilangkan kesenangan berkendara yang menjadi DNA mereka selama puluhan tahun lewat Prelude ini.
Honda juga memperlihatkan pengembangan Next-Generation ADAS, sistem bantuan pengemudi cerdas yang mampu mengontrol akselerasi dan kemudi secara otomatis berdasarkan rute navigasi.
Teknologi ini akan diterapkan pada model hybrid dan EV Honda mulai tahun 2027, menghadirkan rasa aman dan nyaman layaknya dikemudikan pengemudi berpengalaman.