
Uzone.id - Honda kembali mengumumkan program penarikan kembali (recall) yang melibatkan hampir 100.000 unit mobil-mobilnya terkait masalah airbags.
Total 98.892 unit kendaraan dari berbagai model terdampak di Amerika Serikat harus ditarik dari pasaran, menambah daftar kampanye recall sebelumnya yang terkait dengan masalah keselamatan airbag.Menurut laporan dari National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA), masalah utama terletak pada sensor berat penumpang di kursi depan.
Sensor ini berpotensi mengalami keretakan dan korsleting. Kondisi ini serius karena dapat menyebabkan airbag depan dan airbag lutut penumpang mengembang secara tidak semestinya saat terjadi tabrakan.
Sistem airbag modern dirancang untuk mengaktifkan kantung udara berdasarkan ukuran dan bobot penumpang.
Dalam kasus penumpang kecil, anak-anak, atau bayi di kursi khusus, airbag seharusnya tidak aktif karena justru dapat meningkatkan risiko cedera.
Permasalahan ini muncul setelah pemasok komponen melakukan perubahan material dasar pada papan sirkuit sensor berat kursi.
Perubahan material ini dilakukan untuk mengatasi gangguan produksi yang disebabkan oleh bencana alam yang menimpa fasilitas pemasok tingkat kedua.
Akibatnya, papan sirkuit mengalami tekanan berlebih yang memicu keretakan kapasitor dan menimbulkan korsleting internal.
Recall ini mencakup puluhan varian kendaraan, termasuk model populer seperti Honda Accord (produksi 2016-2022), Accord Hybrid (2017-2022), Civic (2016-2022), CR-V (2017-2022), Odyssey (2018-2026), Pilot (2017-2022), serta model Acura seperti MDX, RDX, dan TLX dari berbagai tahun produksi.
Honda menyatakan telah menerima lebih dari 200 klaim garansi terkait kasus ini. Pemilik kendaraan yang terdampak akan menerima pemberitahuan resmi melalui surat, dimulai pada 6 Juli 2026.
Setelah menerima pemberitahuan, pemilik diminta membawa kendaraan mereka ke dealer resmi Honda atau Acura untuk penggantian sensor berat kursi yang bermasalah, tanpa dikenakan biaya.
Program penarikan terbaru ini merupakan perluasan dari kampanye recall serupa yang telah dilakukan pada Februari 2024.
Pada recall sebelumnya, lebih dari 750.000 unit kendaraan Honda dan Acura ditarik. Dengan tambahan hampir 100.000 unit ini, total kendaraan yang terdampak oleh masalah sensor airbag tersebut kini mendekati 850.000 unit.