News

Iklan neo-Nazi Menjamur di Twitter

  • 18 November 2016
  • Bagikan :


    Situs mikroblog terbesar Twitter baru saja melakukan blunder. Situs tersebut telah memajang tweet berbayar yang mengampanyekan supremasi kulit putih (white supremacy) dari salah satu akun berbayar.

    Sontak kicauan berbayar itu langsung dikecam publik Twitter, di mana perusahaan disebut-sebut pembela ras kulit putih dan mendukung eksistensi neo-Nazi berdasarkan foto dari kicauan itu.

    Baca juga:

    Apa Jadinya Jika iPhone 7 Dibekukan dengan Coca Cola?

    Gua Berusia 30 Juta Tahun Ditemukan, Isinya... Masya Allah!

    CEO Twitter Jack Dorsey pun langsung angkat bicara. Ia mengaku kecolongan, bahwa iklan berbau neo-Nazi itu disebutnya muncul secara tak disengaja.

    Dalam kicauannya, Kamis (18/11) Dorsey mengatakan, sistem otomasi Twitter yang "mempersilakan" tweet dari grup pembela supremasi kulit putih itu mejeng di linimasa jutaan pengguna Twitter.

    "Ini kesalahan kami, dan kami meminta maaf," ucap Dorsey, dalam kicauannya.

    Dia mengatakan, iklan neo-Nazi itu telah dicabut dan akun grup yang melakukan posting telah diblokir.

    Dalam akunnya, Dorsey pun melampirkan foto screenshot iklan itu melalui akun Motherboard.

     

    Selain Twitter, dua media sosial terbesar di AS juga melakukan "bersih-bersih" dengan menyisir situs-situs bermasalah alias mengandung konten palsu dan provokatif menjelang dan sesudah pemilihan presiden di AS.

    Obama dalam pernyataan resminya mengatakan bahwa menyebar informasih bohong atau palsu di media sosial adalah ancaman besar bagi demokrasi.

    Berita Terkait:
    7 Cara Jitu Promosikan Barang di Sosmed
    Lakukan Restrukturisasi, Twitter Pecat 350 Karyawannya
    Twitter Ditinggal Direktur Operasional, Ada Apa?
    Akhirnya, Twitter Rombak '140 Karakter'
    Trump Salah Nge-Tweet, Tim Kampanye Kelabakan
    Tags : Twitter Nazi Technology