
-
Sejumlah ilmuwan dari Universitas Utrecht Belanda telah mengungkapkan bukti geologis pertama tentang sistem danau kuno yang saling berhubungan, berada jauh di bawah permukaan planet Mars. Lima di antaranya dianggap mengandung mineral yang penting bagi kehidupan.
Sebelumnya, para ilmuwan meyakini pada permukaan Mars terpantau tanda-tanda kuat bahwa air dalam jumlah besar pernah ada di planet tersebut. Lalu, pada 2018, ekspedisi Mars Express mendeteksi genangan air di bawah kutub selatan Mars.
"Mars kuno adalah dunia yang berair tetapi ketika iklim planet itu berubah, air ini mundur ke bawah permukaan untuk membentuk genangan dan air tanah," ujar pemimpin dari Universitas Utrecht, Belanda, Francesco Salese.
"Kami menelusuri air karena skala dan perannya masih dalam perdebatan, dan kami menemukan bukti geologis pertama dari sistem air tanah di Mars," sambungnya.
Lihat juga:China Bakal Terbangkan Misi ke Mars Tahun Depan |
Mengutip Cnet, pada Juli 2018 lalu, para ilmuwan menggunakan radar pengorbit Mars Express untuk menyelidiki bentuk menyerupai topi yang menutupi es di bagian selatan Mars. Hal itu dianggap sebagai sebuah danau tersembunyi berisi air asin.
Sementara pada 19 Februari lalu, sejumlah ilmuwan dari tim penelitian lainnya mengatakan bahwa kemungkinan danau itu terbentuk akibat dari aktivitas gunung berapi dari dalam kerak planet Mars. Munculnya danau di bawah permukaan Mars itu disebut-sebut dapat mendukung kehidupan.