Home
/
Digilife

iMessage Kini Bisa Terhubung ke ChatGPT, Ini Cara Kerjanya

OpenAI meluncurkan plug-in iMessage yang terintegrasi dengan ChatGPT, memungkinkan pengguna mencari, menganalisis, dan mengirim pesan.

iMessage Kini Bisa Terhubung ke ChatGPT, Ini Cara Kerjanya

Bagikan :

Highlight Artikel

  • OpenAI meluncurkan plug-in Apple Messages yang menghubungkan iMessage dengan chatbot AI ChatGPT.
  • Pengguna dapat mencari, menganalisis, menyusun balasan, dan mengirim pesan langsung melalui ChatGPT.
  • Fitur ini dapat digunakan untuk keperluan pribadi maupun profesional dengan integrasi Codex dan ChatGPT Work.
  • Meskipun praktis, aspek keamanan dan privasi menjadi sorotan, namun OpenAI menjamin plug-in berjalan lokal dengan persetujuan pengguna.
Uzone.id – OpenAI meluncurkan plug-in Apple Messages yang memungkinkan pengguna menghubungkan iMessage di perangkat Apple mereka dengan chatbot AI tersebut. Dengan plug-in ini, pengguna bisa langsung mengakses pesan-pesan iMessage mereka dari ChatGPT.

Fitur dan Fungsi Plug-in ChatGPT untuk iMessage

Melansir dari Techcrunch, Jumat, (21/08), pengguna bisa meminta ChatGPT untuk mencari pesan lama, menganalisis isi chat, menyusun balasan, hingga mengirim pesan atas nama pengguna.

Fitur tersebut juga tidak hanya ditujukan untuk penggunaan pribadi saja, tapi juga bisa digunakan bersama Codex dan ChatGPT Work untuk kebutuhan profesional.

Cara Kerja dan Metode Penggunaan

Untuk cara kerjanya sendiri, setelah plug-in terhubung dengan sistem Apple Messages, pengguna bisa langsung meminta ChatGPT untuk menemukan informasi yang tersimpan di riwayat percakapan.

Misalnya, pengguna bisa meminta chatbot mencari informasi tertentu yang sudah terkubur jauh di dalam riwayat pesan, membantu menyortir, menganalisis, atau mengedit pesan.




Bahkan dalam video promosinya, OpenAI memperlihatkan pengguna yang meminta ChatGPT untuk mengirimkan jawaban ke pesan-pesan yang belum dibalas. 

Caranya, cukup masukkan prompt/perintah di ChatGPT lalu tambahkan @imessage, setelah itu ChatGPT akan memasukkan informasi yang dibutuhkan.






Selain kemampuan di atas, pengguna juga bisa meminta ChatGPT untuk meringkas isi pesan hingga menghapus pesan tertentu.

Isu Keamanan dan Klaim OpenAI

Terlihat praktis tapi di sisi lain kemampuan ChatGPT dalam mengakses isi pesan di iMessage ini membuat aspek keamanan dan privasi menjadi sorotan.

Sementara itu, OpenAI mengklaim bahwa plug-in tersebut berjalan secara lokal di komputer pengguna dan memanfaatkan alat-alat sistem operasi yang sudah ada, seperti AppleScript dan Accessibility, untuk berinteraksi dengan aplikasi Messages.

Selain itu, perusahaan juga menekankan kalau ChatGPT membutuhkan consent dari pengguna untuk mengakses isi pesan dan apa saja yang ada di iMessage. Meski begitu, OpenAI tetap menyarankan pengguna untuk memperhatikan aktivitas ChatGPT ketika fitur pengiriman pesan digunakan.

 

FAQ Artikel

Apa itu plug-in Apple Messages dari OpenAI?

Plug-in ini memungkinkan pengguna menghubungkan akun iMessage mereka di perangkat Apple dengan chatbot AI ChatGPT, sehingga dapat mengakses dan berinteraksi dengan pesan iMessage langsung dari ChatGPT.

Fitur apa saja yang ditawarkan oleh plug-in ini?

Pengguna dapat meminta ChatGPT untuk mencari pesan lama, menganalisis isi chat, menyusun balasan, mengirim pesan atas nama pengguna, meringkas pesan, hingga menghapus pesan tertentu.

Bagaimana cara menggunakan plug-in ini untuk mengirim pesan?

Setelah plug-in terhubung, pengguna cukup memasukkan prompt atau perintah di ChatGPT dan menambahkan @imessage, lalu ChatGPT akan memproses dan memasukkan informasi yang dibutuhkan.

Apakah ada kekhawatiran tentang keamanan dan privasi data?

Ya, kemampuan ChatGPT mengakses isi pesan iMessage menimbulkan kekhawatiran privasi. Namun, OpenAI mengklaim plug-in berjalan secara lokal, memanfaatkan alat sistem operasi yang sudah ada, dan membutuhkan persetujuan (consent) pengguna untuk akses pesan.

Bisakah plug-in ini digunakan untuk tujuan profesional?

Ya, fitur ini tidak hanya untuk penggunaan pribadi, tetapi juga dapat diintegrasikan dengan Codex dan ChatGPT Work untuk kebutuhan profesional.

Vina Insyani

Jurnalis

Lihat semua artikel →
populerRelated Article