
Keindahan Pantai Waiwo di Raja Ampat memang begitu tersohor. Terutama, setelah Presiden Joko Widodo sempat menghabiskan waktunya berlibur di sana dan foto-fotonya begitu viral di media sosial.
Hampir semua lokasi wisata alam di Raja Ampat memang tidak ada habisnya untuk dibahas. Pantai Waiwo, jadi satu dari sekian banyak lokasi yang keindahannya memang sudah tersohor, dan makin populer akibat foto-foto Presiden Joko Widodo yang tengah menikmati matahari terbit dengan sarungnya viral.
Tempat yang sebagian besar merupakan resor menyelam milik Bupati Raja Ampat Abdul Faris Umlati ini, memang menyimpan keindahan alam yang luar biasa. Lokasinya pun tidak terlalu jauh dari Pelabuhan Waisai, gerbang utama siapa saja yang ingin menikmati Raja Ampat lewat jalur laut.
Jika menggunakan transportasi mobil, hanya membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk bisa sampai di Waiwo. Sepanjang perjalanan, wisatawan sudah disajikan pemandangan hutan-hutan Papua yang begitu asri, lebih-lebih akses dua arus jalan yang ada terbilang sudah cukup baik untuk dilewati.
Sejuknya udara hutan-hutan Papua sudah dapat dirasakan begitu meninggalkan Pelabuhan Waisai, dan mulai menyusuri jalan-jalan asri menuju Waiwo. Wangi dedauan seperti habis diserbu embun pagi begitu terasa, seakan tidak ada habisnya sampai kaki-kaki kendaraan menginjakkan kaki di Waiwo.

Jika tidak ingin berbasah-basahan, ada semacam dermaga kecil yang dikelilingi tong-tong pelampung, dengan jembatan kecil menjorok ke laut yang dapat disusuri wisatawan. Salah satu sudutnya, merupakan tempat Presiden Joko Widodo yang fotonya viral di media sosial beberapa waktu lalu.
Ternyata, tempat itu memang menjadi sudut favorit wisatawan untuk menikmati matahari terbenam maupun terbit. Tidak heran, Presiden Joko Widodo sekalipun tidak ketinggalan menikmati matahari terbit, yang dalam foto-foto memakai sarung dan kemeja putih khasnya.
"Ini kalau air sedang pasang, ikan-ikan kecil banyak yang lompat-lompat melewati jembatan," ujar Nur sambil menunjuk kumpulan ikan yang berkumpul rapi membentuk bulatan mengitari tiang-tiang jemabatan dermaga.
Bahkan, lanjut Nur, kadang-kadang dermaga seperti terasa terhantam kapal kecil saat ada ikan-ikan besar yang sedang memburu makanan dan kebetulan menabrak tiang. Maka itu, banyak wisatawan yang menikmati senja sambil melihat ikan-ikan, serta berswafoto menikmati suasana yang asri di dermaga.
Selain itu, ikan-ikan yang ada tampaknya tidak begitu takut dengan manusia, dan sangat mudah dikumpulkan hanya dengan sedikit makanan. Lalu lalang ikan hias yang berwarna-warni ditambah seringnya mereka berkelompok, alhasil sangat memanjakan mata siapapun yang melihatnya.
Aktivitas keseharian wisatawan yang ada Pantai Waiwo memang biasanya terlihat sekitar pukul 16.00 atau selepas Ashar. Mulai dari mereka yang hanya ingin menghabiskan waktu di pasir putih, sampai mereka yang ingin menikmati indahnya alam bawah laut Papua.
Jka kita berdiri di dermaga, hamparan laut luas sampai pulau-pulau kecil yang ada di sekitaran Waiwo jadi pemandangannya. Latar belakangnya, tentu perbukitan berisi hutan lebat yang seakan menjadi pagar dan semakin menambah nuansa eksklusif bagi wisatawan.
Sejuknya wangi pepohonan ditambah ikan-ikan cantik yang begitu mudah ditangkap mata, sangat memanjakan wisatawan yang ada di Waiwo. Karenanya, tidak heran keindahan Waiwo mampu menarik wisatawan lokal maupun asing untuk datang, dan mencicipi sendiri salah satu surga dunia yang ada di Indonesia.