Home
/
Digilife

Indonesia Bakal Punya Pabrik GPU Sendiri, Mulai Produksi Akhir 2026

Indonesia akan mulai memproduksi GPU AI rakitan lokal pada akhir 2026 yang dibesut oleh PT Infra Fiber Teknologi untuk digunakan data center di Indonesia.

Indonesia Bakal Punya Pabrik GPU Sendiri, Mulai Produksi Akhir 2026

Bagikan :

Highlight Artikel

  • Indonesia akan mulai memproduksi GPU AI rakitan lokal oleh PT Infra Fiber Teknologi pada akhir tahun 2026.
  • PT Infra Fiber Teknologi adalah perusahaan patungan antara Indosat Ooredoo Hutchison dan Arsari Group.
  • Pabrik produksi GPU AI ini akan dibangun di Cikarang dan sekitar gerai-gerai Jakarta.
  • Produksi ini bertujuan memenuhi permintaan data center, mengurangi ketergantungan asing, dan menempatkan Indonesia sebagai manufaktur semikonduktor di Asia Tenggara.

Uzone.id — Indonesia akan memiliki GPU (Graphics Processing Unit) AI rakitan negara sendiri dan akan mulai diproduksi pada akhir tahun 2026 ini. GPU AI lokal ini merupakan besutan dari PT Infra Fiber Teknologi.

Sebagai informasi, PT Infra Fiber sendiri adalah perusahaan patungan antara Indosat Ooredoo Hutchison bersama dengan perusahaan milik Hashim Djohohadikusumo, yaitu Ansari Group.

Hal ini disampaikan oleh Aryo P.S. Djojohadikusumo, Deputy CEO & COO Arsari Group pada Rabu, (26/08) dalam acara Press Conference RAIA Grid Launching.

“Di Desember 2026 ini, kami dari IFT akan mulai manufacturing GPU Assembly di Indonesia,” katanya di depan awak media.




Pabrik produksi GPU ini akan dibangun di daerah Cikarang dan juga di sekitar gerai-gerai Jakarta.

“Kami bekerja sama dengan daerah kawasan industri, dan diharapkan di akhir tahun ini sudah mulai produksi,” tambah Aryo.

Produksi GPU AI di Indonesia ini menjadi salah satu langkah dari IFT untuk memenuhi permintaan data center di Indonesia yang hingga saat ini terus meningkat sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap negara lain.

Selain itu, kehadiran pabrik GPU AI ini juga menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara Asia Tenggara yang bisa melakukan manufaktur semikonduktor, khususnya GPU.




“Kita targetkan di tahun ini kita sudah mengoperasi. Ini memetakan Indonesia sebagai salah satu ekosistem di AI globally. Jadi dengan adanya manufaktur kita di sini, itu bisa menempatkan kita sebagai salah satu negara yang bisa melakukan manufaktur untuk GPU,” kata Hendri Mulya Syam, President Director & Chief Executive Officer Infra Fiber Teknologi.

GPU yang dirakit di Indonesia nantinya diharapkan bisa digunakan untuk menampung seluruh data center di Indonesia, sehingga mereka tidak perlu lagi ‘menumpang’ ke negara lain.

CFO Raia Grid Hendra Purnama menyebut bahwa pabrik yang akan dibangun ini ditargetkan bisa merakit sekitar 140 hingga 150 unit GPU jenis H300, yaitu Blackwell Ultra yang merupakan GPU keluaran Nvidia untuk mengelola program AI seperti LLM.

 

FAQ Artikel

Kapan Indonesia akan mulai memproduksi GPU AI rakitan lokal?

Indonesia akan mulai memproduksi GPU AI rakitan lokal oleh PT Infra Fiber Teknologi pada akhir tahun 2026 ini.

Siapa pihak yang bertanggung jawab atas produksi GPU AI lokal ini?

Produksi GPU AI lokal ini merupakan besutan dari PT Infra Fiber Teknologi (IFT), perusahaan patungan antara Indosat Ooredoo Hutchison dan Arsari Group.

Di mana pabrik produksi GPU AI lokal ini akan dibangun?

Pabrik produksi GPU ini akan dibangun di daerah Cikarang dan juga di sekitar gerai-gerai Jakarta.

Apa tujuan utama Indonesia memproduksi GPU AI sendiri?

Tujuan utamanya adalah untuk memenuhi permintaan data center di Indonesia yang terus meningkat, mengurangi ketergantungan terhadap negara lain, dan menjadikan Indonesia salah satu negara Asia Tenggara yang bisa melakukan manufaktur semikonduktor, khususnya GPU.

Berapa target unit GPU yang akan dirakit oleh pabrik ini?

Pabrik yang akan dibangun ini ditargetkan bisa merakit sekitar 140 hingga 150 unit GPU jenis H300, yaitu Blackwell Ultra yang merupakan GPU keluaran Nvidia.

Vina Insyani

Jurnalis

Lihat semua artikel →
populerRelated Article