
-
Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy menyiapkan antisipasi kemungkinan provokasi dari tim lawan pada duel Indonesia vs Malaysia di Grup G zona Asia kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Kamis (5/9).
Simon mengatakan dia akan lebih banyak mengandalkan para pemain yang lebih senior terkait potensi provokasi para pemain lawan.
|
Kiper Persija Andritany (kedua dari kanan) menjadi kapten Timnas Indonesia. (Foto: ANTARA/INASGOC/Ary Kristianto/sup)
|
Nama-nama seperti Andik Vermansah, Irfan Bachdim, dan Andritany Ardhiyasa, dipercaya Simon bisa membimbing para penggawa yang lebih muda untuk menjaga emosi lawan Malaysia.
Andritany Kapten Timnas Indonesia
Selain itu, Simon juga memberikan ban kapten kepada Andritany. Ia mengungkapkan alasan memberikan posisi kapten kepada kiper Persija Jakarta tersebut.
"Dia [Andritany] punya pengalaman yang banyak, apalagi dia sudah sering main di stadion yang penuh dengan penonton yang banyak," kata Simon.
Pelatih asal Skotlandia itu kemudian mengungkapkan keputusannya yang selalu memilih kiper atau pemain belakang sebagai kapten.
"Saya kalau memiliki kapten lebih suka kalau kaptennya adalah kiper atau bek tengah. Kenapa? Karena dia bisa melihat seluruh pertandingan."
"Kalau saya misalnya memilihnya pemain tengah, nanti dia bisa kepalanya [pikirannya] kemana-mana. Striker juga sama atau pemain depan lainnya. Jadi saya lebih memilih bek tengah atau kiper sebagai kapten karena saya merasa mereka bisa mengorganisasi permainan," ujar Simon.