icon-category Sport

Indonesia vs Malaysia, Simon Siapkan Antisipasi Provokasi

  • 03 Sep 2019 WIB
  • Bagikan :

    Pelatih Timnas Indonesia, Simon McMenemy menyiapkan antisipasi kemungkinan provokasi dari tim lawan pada duel Indonesia vs Malaysia di Grup G zona Asia kualifikasi Piala Dunia 2022 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Kamis (5/9).

    Simon mengatakan dia akan lebih banyak mengandalkan para pemain yang lebih senior terkait potensi provokasi para pemain lawan.

    "Ini adalah salah satu dari banyak sekali hal yang bisa dibawa oleh pemain senior. Tentu tim seperti Malaysia, salah satu tim di Asia Tenggara tahu cara melawan Indonesia."

    "Nah, di sini pemain senior punya peran untuk memberi tahu pemain yang lebih muda tentang apa yang harus dilakukan," kata Simon.

    Kiper Persija Andritany (kedua dari kanan) menjadi kapten Timnas Indonesia. (Kiper Persija Andritany (kedua dari kanan) menjadi kapten Timnas Indonesia. (Foto: ANTARA/INASGOC/Ary Kristianto/sup)

    Nama-nama seperti Andik Vermansah, Irfan Bachdim, dan Andritany Ardhiyasa, dipercaya Simon bisa membimbing para penggawa yang lebih muda untuk menjaga emosi lawan Malaysia.


    Andritany Kapten Timnas Indonesia

    Selain itu, Simon juga memberikan ban kapten kepada Andritany. Ia mengungkapkan alasan memberikan posisi kapten kepada kiper Persija Jakarta tersebut.

    "Dia [Andritany] punya pengalaman yang banyak, apalagi dia sudah sering main di stadion yang penuh dengan penonton yang banyak," kata Simon.

    Pelatih asal Skotlandia itu kemudian mengungkapkan keputusannya yang selalu memilih kiper atau pemain belakang sebagai kapten.

    Indonesia vs Malaysia, Simon Siapkan Antisipasi Provokasi

    "Saya kalau memiliki kapten lebih suka kalau kaptennya adalah kiper atau bek tengah. Kenapa? Karena dia bisa melihat seluruh pertandingan."

    "Kalau saya misalnya memilihnya pemain tengah, nanti dia bisa kepalanya [pikirannya] kemana-mana. Striker juga sama atau pemain depan lainnya. Jadi saya lebih memilih bek tengah atau kiper sebagai kapten karena saya merasa mereka bisa mengorganisasi permainan," ujar Simon.

    Berita Terkait

    Cek informasi menarik lainnya di Google News

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini