.jpeg&w=3840&q=75)
Uzone.id — Indosat Ooredoo
Hutchison (IOH) menggandeng Adobe dan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf)
RI untuk memperluas akses teknologi kreatif berbasis kecerdasan buatan (AI) di
Indonesia.
Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison mengatakan kalau gabungan kolaborasi ini diharapkan bisa membantu generasi kreator berikutnya mengembangkan potensi mereka secara maksimal dan memberikan dampak nyata bagi diri mereka sendiri maupun komunitas di sekitarnya.
“Inilah cara kami memberdayakan Indonesia dan membangun masa
depan yang #LebihBaik secara bersama-sama,” katanya.
Salah satu program yang ditawarkan dari kolaborasi ini
adalah akses Adobe Express Premium gratis selama enam bulan bagi seluruh
pelanggan Indosat.
Tak hanya memberikan akses gratis, Indonesia juga menjadi
negara pertama yang dipilih oleh Adobe untuk program monetisasi kreator Adobe
Express. Melalui program ini, kreator lokal dapat membuat template yang
tersedia di Adobe Express dan memperoleh penghasilan dari karya yang digunakan
pengguna lain.
Adobe dan Indosat juga menyiapkan video pembelajaran praktis
dari Adobe Digital Academy yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia
bagi para pelanggan Indosat.
Materi tersebut mencakup keterampilan pembuatan konten, desain visual, storytelling digital, hingga pemanfaatan AI dalam proses kreatif.
Dengan memanfaatkan Adobe Express dan modul pembelajaran
berbasis AI, pelanggan Indosat dari berbagai usia diharapkan bisa mengembangkan
literasi AI serta keterampilan untuk berkarya, berkomunikasi, dan bersaing
dalam bidang storytelling digital, pembuatan konten, dan komunikasi
visual.
Program untuk mendorong kreativitas anak muda hingga dewasa
ini akan dijalankan melalui platform GENSi (Generasi Terkoneksi) yang diusung
Indosat yang menargetkan menjangkau sekitar 15.000 anak muda di seluruh
Indonesia sepanjang tahun ini.
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan
kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu memperkuat kreativitas masyarakat
tanpa menggantikan peran manusia.
“Kemitraan ini menjadi contoh penting bagaimana pemerintah
dan industri dapat berkolaborasi untuk membekali generasi muda dengan
kepercayaan diri dan rasa tanggung jawab agar mampu bersaing di tingkat
global,” katanya.