.jpeg%3Fdownload%3Dfalse%26resolution%3DHD&w=1920&q=75)
Uzone.id — Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) menggandeng Adobe dan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) RI untuk memperluas akses teknologi kreatif berbasis kecerdasan buatan (AI) di Indonesia.
Kerja sama ini menggabungkan jangkauan nasional dan inisiatif yang relevan untuk anak muda dari Indosat; perangkat kreatif, kurikulum, dan program monetisasi kreator baru berbasis AI dari Adobe serta komitmen dari Kemenekraf.Vikram Sinha, President Director and Chief Executive Officer Indosat Ooredoo Hutchison mengatakan kalau gabungan kolaborasi ini diharapkan bisa membantu generasi kreator berikutnya mengembangkan potensi mereka secara maksimal dan memberikan dampak nyata bagi diri mereka sendiri maupun komunitas di sekitarnya.
“Inilah cara kami memberdayakan Indonesia dan membangun masa depan yang #LebihBaik secara bersama-sama,” katanya.
Salah satu program yang ditawarkan dari kolaborasi ini adalah akses Adobe Express Premium gratis selama enam bulan bagi seluruh pelanggan Indosat.
Tak hanya memberikan akses gratis, Indonesia juga menjadi negara pertama yang dipilih oleh Adobe untuk program monetisasi kreator Adobe Express. Melalui program ini, kreator lokal dapat membuat template yang tersedia di Adobe Express dan memperoleh penghasilan dari karya yang digunakan pengguna lain.
Adobe dan Indosat juga menyiapkan video pembelajaran praktis dari Adobe Digital Academy yang telah diterjemahkan ke dalam Bahasa Indonesia bagi para pelanggan Indosat.
Materi tersebut mencakup keterampilan pembuatan konten, desain visual, storytelling digital, hingga pemanfaatan AI dalam proses kreatif.
Dengan memanfaatkan Adobe Express dan modul pembelajaran berbasis AI, pelanggan Indosat dari berbagai usia diharapkan bisa mengembangkan literasi AI serta keterampilan untuk berkarya, berkomunikasi, dan bersaing dalam bidang storytelling digital, pembuatan konten, dan komunikasi visual.
Program untuk mendorong kreativitas anak muda hingga dewasa ini akan dijalankan melalui platform GENSi (Generasi Terkoneksi) yang diusung Indosat yang menargetkan menjangkau sekitar 15.000 anak muda di seluruh Indonesia sepanjang tahun ini.
Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya mengatakan kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu memperkuat kreativitas masyarakat tanpa menggantikan peran manusia.
“Kemitraan ini menjadi contoh penting bagaimana pemerintah dan industri dapat berkolaborasi untuk membekali generasi muda dengan kepercayaan diri dan rasa tanggung jawab agar mampu bersaing di tingkat global,” katanya.