Startup

Induk Usaha Kredivo Siap IPO di AS, Indonesia Kapan?

  • 24 November 2021
  • Bagikan :
    Induk Usaha Kredivo Siap IPO di AS, Indonesia Kapan? Ilustrasi Wall Street Amerika Serikat/Foto: Unsplash

    Uzone.id -- Perusahaan induk yang menaungi Kredivo, FinAccel saat ini sedang mempersiapkan proses penawaran perdana saham atau Initial Public Offering (IPO). Lokasi IPO yang FinAccel ini bertempat di bursa saham Amerika Serikat, atau Wall Street.

    VP Marketing and Communications FinAccel, Indina Andamari menuturkan, rencana perusahaan melantai di bursa AS ini via Special Purpose Acquisition Company (SPAC) melalui merger dengan VPC Impact Acquisition Holdings II.

    “Kami telah bersiap IPO di bursa saham Amerika lewat skema SPAC bersama lembaga investasi global Victory Park Capital,” ungkap Indina dalam jumpa pers virtual, Rabu (24/11).

    Baca juga: Kredivo Mau IPO, Apa Kata Telkom dan MDI Ventures?

    Saat ditanya kapan kira-kira Kredivo melalui induk usahanya, FinAccel akan mempertimbangkan IPO di negara sendiri, Indina mengatakan hal ini bukan tidak mungkin dilakukan.

    “Tidak menutup kemungkinan, apapun bisa terjadi,” tuturnya.

    Sebagai perusahaan yang membawahi Kredivo, Indina percaya diri bahwa Kredivo akan menjadi fokus utamanya dalam merebut pasar keuangan digital di Asia Tenggara melalui layanan paylater online dan pinjaman pribadi.

    Apalagi melihat tahun 2021 yang ia nilai sebagai tahun penting bagi ekonomi digital Tanah Air dan tahun ke-dua pandemi berlangsung, ia melihat dari riset SEA e-Conomy dari Google, Temasek, dan Bain & Company, bahwa GMV di Indonesia mencapai 49 persen pada 2021, sedangkan pertumbuhan e-commerce secara tahunan berada di angka 52 persen.

    Baca juga: Kredivo Fokus di UMKM dan Ekspansi ke Negara Ini di 2022

    “Delapan dari 10 pengguna internet setidaknya belanja online sekali dan ada 60 juta konsumen digital baru sejak pandemi dimulai, di mana 20 jutanya baru bergabung pada semester pertama 2021. 90 persen pengguna e-commerce sadar ada opsi pembayaran paylater, dan menurut kami peluangnya masih sangat besar dalam menyediakan layanan perbankan digital karena Indonesia masih memiliki banyak masyarakat yang underbanked,” katanya.

    Salah satu bukti Kredivo akan lebih serius di pasar Indonesia dan Asia Tenggara adalah melalui dukungan ke UMKM dalam memberikan fleksibilitas pembayaran kepada para pelanggan, hingga ekspansi ke negara lain seperti Thailand.

    Sementara itu Kredivo sudah lebih dulu melebarkan sayap bisnisnya di Vietnam pada Agustus 2021 dengan melakukan joint venture dengan Phoenix Holding.

    Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini