icon-category Lifestyle

Ini Penerawangan Mbah Mijan Soal Kebenaran Kisah KKN di Desa Penari

  • 07 Sep 2019 WIB
Bagikan :

Mbah Mijan. (Foto: Tomi Tresnady/Uzone.id)

Uzone.id - Sejak viral beberapa hari lalu, cerita horor KKN di Desa Penari masih menjadi topik obrolan banyak orang. Mbah Mijan, paranormal terkenal Tanah Air, juga mengikuti kisah tersebut.

Ketika ditanya soal kebenaran cerita horor KKN di Desa Penari, Mbah Mijan pun berkomentar, "Kalau pertanyaannya real atau tidak, jawaban Mbah Mijan real. Kisah nyata, walaupun ada beberapa bumbu--yang memperindah tulisan--di dalam cerita itu, tapi ada inti bahwa memang itu cerita nyata."

Mbah Mijan juga mengungkapkan bahwa dirinya punya pengalaman yang sama dengan Widya dan Nur dalam kisah KKN di Desa Penari.

Baca juga: Garut Bakal 'Disulap' Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia

"Widya mendengar suara gamelan, lalu Nur melihat sosok gaib, sosok penari. Mbah juga sempat punya pengalaman yang sama. Waktu itu malam Jumat kliwon, tengah malam, Mbah datang ke sebuah pantai selatan, di Pantai Petanahan, Kebumen," ujarnya.

Awal masuk ke lokasi pantai, Mbah Mijan cuma mendengar deburan ombak. Namun, saat ia masuk ke Pantai Pandan Kuning--tempat sakral, tempat orang bermeditas--tiba-tiba, selang sepuluh menit, ia mendengar suara gamelan, membentuk sebuah lagu, lalu gamelan itu menjadi banyak dan seolah-olah seperti ada wayang kulit.

"Awalnya, Mbah berpikir ini halusinasi, tapi setelah musik semakin mengeras, mengeras, mengeras, lalu melembut, melembut, melembut, dan hilang, tiba-tiba mata telanjang Mbah Mijan itu melihat yang tadinya laut seperti daratan, banyak orang yang berkumpul dan di situ ada pertunjukan wayang kulit," katanya.

Baca juga: Amber Sudah Tanda Tangan Kontrak dengan Steel Wool Entertainment dan Siap Rilis Album Solo

Karena pernah mengalami hal yang sama, Mbah Mijan semakin yakin kalau cerita horor KKN di Desa Penari memang kisah nyata. Mbah Mijan juga mengatakan bahwa ada yang menarik dari kisah KKN di Desa Penari.

"Itu banyak misteri yang disembunyikan dari seorang penulis, dari apakah itu kisah terbaru atau masa lampau, hingga lokasinya juga demikian. Itu kecanggihan dari seorang penulis, membuat bagaimana pembaca dibuat penasaran tanpa henti," kata Mbah Mijan kepada Uzone.id.

Baca juga: Lee Seung Gi Jauh Banget Mainnya ke Yogya, Mau Ngapain nih?

Namun, menurutnya, itu adalah kejadian lama alias sekitar sepuluh atau dua puluh tahun yang lalu.

"Menurut Mbah Mijan, dulu pengalaman KKN masuk itu ketika ada inpres, zaman Pak Harto, pokoknya ada inpres desa tertinggal, nah itu KKN baru mulai pada masuk, menurut Mbah MIjan sih," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan, "Jadi, ya, sepuluh, dua puluh tahun masih logic, tapi kalau sudah lima puluh tahun yang lalu itu sudah gak logic."

Cek informasi menarik lainnya di Google News

Bantu kami agar dapat mengenal kalian lebih baik dengan mengisi survei di sini