
Uzone.id - Setelah mengumumkan Snapdragon X2 Elite dan X2 Elite Extreme di Snapdragon Summit tahun lalu, Qualcomm umumkan opsi yang lebih terjangkau, Snapdragon X2 Plus, di ajang Consumer Electronics Show (CES) 2026 di Las Vegas, Amerika Serikat (AS).
Suksesor Snapdragon X Plus ini diposisikan menjadi ‘otak’ laptop-laptop Windows 11 dengan Copilot+ PC generasi terbaru yang harganya lebih bersahabat.Snapdragon X2 Plus dibangun di atas fabrikasi 3nm dengan arsitektur CPU Oryon generasi ketiga. Kemampuan AI yang lebih baik jadi kelebihan utamanya, dimana neural processing unit (NPU) prosesor ini mampu menyentuh 80 TOPS.
Ada dua varian yang dirilis, yakni Snapdragon X2 Plus 6-core dan 10-core yang masing-masing menyuguhkan clock-speed maksimal pada 4 GHz.
Versi 10-core punya total cache 34 MB dengan GPU Adreno X2-45 yang dipacu kencang hingga 1,7 GHz. Sementara versi 6-core memiliki cache 22 MB dengan kecepatan GPU yang ditahan di angka 900 MHz. Meski begitu, secara umum performa grafis seri ini diklaim tetap naik sekitar 29 persen dibanding generasi pendahulunya.
Soal performa dan efisiensi, Qualcomm menjanjikan peningkatan yang lumayan signifikan. Dibanding Snapdragon X Plus, performa single-core chip baru ini naik 35 persen, tapi konsumsi dayanya justru lebih irit 43 persen. Untuk multi-core, kenaikannya ada di kisaran 10 persen untuk model 6-core sampai 17 persen untuk model 10-core.
Qualcomm juga menjanjikan performa yang stabil, baik saat dicolok charger maupun pakai baterai. Dengan konsumsi daya yang lebih tinggi, daya tahan baterainya juga diklaim bisa sampai berhari-hari, tergantung kapasitas baterai yang disematkan vendor laptop nantinya.
Kemampuan lainnya, Snapdragon X2 Plus sudah mendukung Wi-Fi 7, Bluetooth 5.4, dukungan RAM LPDDR5X hingga 128 GB, sampai opsi modem 5G.
Qualcomm memastikan, laptop pertama dengan prosesor Snapdragon X2 Plus akan tersedia di pasaran pada akhir Juli mendatang.