
Uzone.id — Instagram resmi merilis fitur Akun Remaja di Asia Pasifik termasuk Indonesia pada Selasa, (11/02) lalu. Akun khusus untuk pengguna remaja ini memberikan pengalaman dan proteksi lebih untuk melindungi anak-anak muda dari konten dan interaksi yang tidak diinginkan.
Nantinya, Instagram bisa secara otomatis mengatur akun pengguna yang berusia 18 tahun ke bawah menjadi Akun Remaja Instagram. Untuk pengguna berusia berusia di bawah 16 tahun, Instagram akan melibatkan orang tua dalam pembatasan aksesnya.“Kami mengembangkan Akun Remaja Instagram sebagai jawaban dari keresahan orang tua akan siapa lawan bicara remaja mereka, konten yang mereka lihat, dan banyaknya waktu yang mereka habiskan bermedia sosial,” kata Adam Mosseri, CEO Instagram dalam keterangan tertulisnya.
Ia menambahkan, untuk menghindari tindakan remaja yang mengakali umurnya menjadi lebih dewasa, Instagram pun akan menggunakan beberapa metode untuk mengidentifikasi pengguna remaja yang mencoba mengelabui sistem. Salah satunya dengan menganalisis perangkat yang digunakan untuk mengakses akun.
Jika seseorang sudah memiliki akun remaja, lalu mereka mencoba membuat akun baru di perangkat yang sama dengan usia yang lebih tua (masuk ke kategori dewasa) maka Instagram akan mendeteksi kegiatan tersebut. Mereka juga akan meminta pengguna untuk mengunggah kartu identitas sebagai bagian dari proses verifikasi usia.
Tak hanya itu, Instagram juga akan mengembangkan teknologi pendeteksi wajah untuk memperkirakan usia pengguna tanpa harus menyimpan data biometrik mereka.
Ada beberapa fitur keamanan yang menjadi perlindungan bawaan dalam akun remaja yang dirilis oleh Instagram.
Untuk menyetujui aturan di akun remaja ini, Instagram melibatkan akses izin dari orang tua untuk mengatur kelonggaran dan pengetatan akun. Oleh karena itu, saat membuat akun, butuh akses yang terhubung dari akun remaja ke akun orang tua/wali.
Untuk mendapatkan izin membuka akses tertentu, remaja perlu memasang fitur pengawasan orang tua di Instagram.
Jika orang tua ingin lebih mengawasi pengalaman bermedia sosial anak-anak mereka, orang tua cukup mengaktifkan fitur pengawasan orang tua yang ada di Instagram.
Orang tua nantinya akan mendapat akses untuk mengetahui siapa saja yang diajak ngobrol oleh pengguna remaja, menetapkan total batas waktu harian untuk mengakses Instagram, dan memblokir akses pengguna remaja ke Instagram.
Akun remaja Instagram sudah mulai dirilis pada pekan kedua Februari 2025 dan akan dirilis secara bertahap dalam beberapa bulan mendatang. Bagi pengguna, Instagram akan mulai memberi tahu akun remaja terkait aturan ini dan mulai memindahkan mereka ke Akun Remaja Instagram dalam beberapa bulan ke depan.