
Uzone.id – Impian memiliki kecepatan internet Indonesia bisa mencapai 100 Mbps tampaknya membutuhkan kesabaran lebih tinggi. Memasuki paruh 2026, internet Indonesia masih jeblok, alias berada di peringkat yang bahkan tidak sampai 50 besar – berbeda dengan negara tetangga seperti Brunei Darussalam.
Berdasarkan laporan internet Mei 2026 yang dirilis Speedtest Global Index dari Ookla, kecepatan internet mobile Indonesia berada di peringkat ke-74 dunia dengan angka 62,54 Mbps. Pencapaian ini sangat kontras jika dibandingkan dengan Brunei yang bertengger di peringkat ke-6 global dengan kecepatan 254,2 Mbps.Sedangkan Bekasi dan Jakarta Selatan masih menjadi dua kota dengan kecepatan internet paling tinggi di Indonesia, masing-masing di angka 65,56 Mbps dan 77,24 Mbps.
Untuk peringkat internet mobile di Asia Tenggara, berikut daftarnya:
Beralih ke internet fixed broadband, Indonesia juga masih tersungkur di peringkat ke-117 skala dunia dengan kecepatan yang bahkan belum mencapai 50 Mbps, yakni di angka 47,10 Mbps.
Kota di Indonesia juga masih Jakarta Selatan dan Bekasi yang memimpin internet fixed broadband tercepat, masing-masing di angka 53,26 Mbps dan 51,16 Mbps.
Negara di Asia Tenggara yang masih mengukuhkan posisinya dengan internet fixed broadband tercepat adalah Singapura di angka 440,49 Mbps.
Berikut rincian peringkat internet fixed broadband di kawasan Asia Tenggara: