
Uzone.id — Ajang MotoGP Mandalika 2025 yang digelar pada 3 hingga 5 Oktober 2025 di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat lalu berjalan dengan sukses dan meriah.
Diikuti bintang-bintang beken seperti Marc Marquez, Fermin Aldeguer hingga Jorge Martin, pagelaran ini membawa dampak ekonomi besar bagi kawasan tersebut bahkan untuk ekonomi nasional.Telkom Indonesia pun turut berperan penting dalam gelaran ini dengan memastikan kelancaran acara lewat infrastruktur dan konektivitas internet yang stabil dan berkualitas.
Telkom Menyediakan akses internet berkecepatan tinggi melalui jaringan broadband 4G/LTE dan hyper 5G yang dapat dinikmati para pengunjung dan pemain selama penyelenggaraan MotoGP berlangsung.
“Layanan tersebut dapat digunakan di pusat-pusat aktivitas wisatawan, ekonomi, hingga area sirkuit seperti akses utama, bandara, pelabuhan, media center, hotel, dan kawasan UMKM serta wisata,” kata VP Corporate Communication Telkom, Andri Herawan Sasoko.
Andri menjelaskan bahwa layanan internet berkecepatan tinggi digunakan dengan lancar, baik sebelum, selama, maupun setelah ajang MotoGP.
“Jumlah penonton yang mencapai ratusan ribu, okupansi hotel yang mendekati 100 persen, dan aktivitas pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah telah memberikan kontribusi positif bagi perekonomian lokal dengan ketersediaan jaringan dan akses komunikasi yang andal,” tambahnya.
Penyelenggaraan MotoGP Mandalika 2025 sendiri diperkirakan menyumbang dampak ekonomi senilai Rp4,8 triliun. Jumlah penonton juga menembus 142 ribu orang, memecahkan rekor tahun-tahun sebelumnya. Tak hanya itu, jumlah UMKM juga ikut meningkat di tahun ini.
“Dari sisi UMKM, jumlah pelaku usaha yang terlibat juga meningkat signifikan dari 60 unit menjadi lebih dari 120 unit,” tutur Andri.
Upaya pengamanan jaringan dan konektivitas yang dilakukan TelkomGroup menjadi salah satu faktor penting dalam memastikan kelancaran ajang MotoGP Mandalika 2025, terutama untuk mendukung peliputan media nasional maupun internasional.
Kedepannya, Menteri Pemuda dan Olahraga, Erick Thohir, menekankan pentingnya evaluasi berkelanjutan untuk meningkatkan fasilitas pariwisata dan ketersediaan akomodasi di kawasan Mandalika dan sekitarnya.